BREAKING NEWS

Senin, 21 September 2026

Legislator Kalsel Ajak Pelajar di Banjarmasin Perkuat Empat Pilar Kebangsaan

BANJARMASIN- Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Dewi Damayanti Said, mengajak pelajar memperkuat pemahaman dan pengamalan empat pilar kebangsaan sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Pesan tersebut disampaikan Dewi saat menggelar Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila bertema "Penguatan 4 Pilar Kebangsaan” di SMA PGRI 1, Kelurahan Sungai Jingah, Banjarmasin, Senin (21/9/2026).

Dewi mengatakan, masa sekolah merupakan fase penting untuk membentuk karakter dan menanamkan nilai kebangsaan pada generasi muda. Menurutnya, pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan perlu diikuti dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

"Empat pilar kebangsaan jangan hanya dipahami sebagai pengetahuan, tetapi harus menjadi bagian dari karakter dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dewi dalam kegiatan tersebut.

Dalam sosialisasi itu, Hj Dewi didampingi Erini Junita Sari, BA (Hons)., MSc dan Hj Hanifah. Keduanya turut memberikan materi mengenai empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. 

Dewi menekankan pentingnya penguatan nilai kebangsaan di kalangan pelajar di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Menurutnya, kemampuan menyaring informasi menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan, terutama ketika masyarakat menghadapi penyebaran hoaks, intoleransi, dan berbagai informasi yang berpotensi memicu perpecahan.

Diskusi berlangsung interaktif. Sejumlah siswa menyampaikan pertanyaan mengenai cara menyikapi informasi palsu, menghadapi sikap intoleran, serta menjaga persatuan di lingkungan sekolah yang memiliki latar belakang siswa yang beragam.

Dewi berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi mendorong para pelajar menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.

"Generasi muda tidak cukup hanya cerdas secara akademik. Mereka juga perlu memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara agar mampu menjaga persatuan Indonesia di tengah keberagaman,” katanya. (sar/ali/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes