TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang bersama Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur memanen ikan patin hasil program budidaya yang melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (1/9/2026).
Panen tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian WBP sekaligus mendukung upaya ketahanan pangan di lingkungan Rutan Kelas IIB Tamiang Layang.
Kegiatan dihadiri Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, Kepala Pelayanan Tahanan Junaidi, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Zidan Jabal Attoriq Baskara, jajaran pegawai, peserta MagangHub Batch 1 Angkatan 2, serta perwakilan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur.
Program budidaya ikan patin tersebut merupakan hasil sinergi Rutan Tamiang Layang dengan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur. Dukungan diberikan dalam bentuk bantuan bibit ikan dan sarana pendukung budidaya perikanan yang disalurkan pada Tahun Anggaran 2025.
Melalui program ini, WBP mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan praktis di bidang perikanan. Kegiatan budidaya juga diarahkan agar menjadi sarana pembinaan yang produktif dan dapat memberikan bekal keterampilan bagi WBP selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, mengapresiasi dukungan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur dalam pengembangan program tersebut.
"Panen ikan patin ini merupakan hasil dari sinergi dan kerja sama yang baik antara Rutan Tamiang Layang dengan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dalam mendukung program pembinaan kemandirian dan memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi Warga Binaan,” ujar Agung.
Menurutnya, keberhasilan budidaya hingga memasuki masa panen menunjukkan bahwa program pembinaan kemandirian dapat dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Rutan Kelas IIB Tamiang Layang berkomitmen melanjutkan dan mengembangkan program pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan. Sinergi dengan Dinas Perikanan dan Peternakan serta pihak terkait lainnya akan terus diperkuat untuk memperluas manfaat program bagi WBP. (zi/jp).





