TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) mempercepat proses verifikasi dan validasi 13 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahap I. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan kelembagaan, administrasi, sarana dan prasarana hingga operasional gerai sebelum dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan usaha koperasi dan pelayanan ekonomi masyarakat.
Upaya percepatan itu dibahas dalam rapat persiapan verifikasi dan validasi 13 KDKMP Tahap I yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Kamis (24/9/2026).
Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Barito Timur, Misnohartaku dan dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan yang juga merupakan nPlt. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Amrullah, Inspektur, Kepala BPKAD, Kepala Bappedalitbang, Kepala DPUPR Perkim, Kepala DPMDSos, Kepala DPMPTSP, serta pejabat dari Bagian Pemerintahan, Bagian Hukum dan Bagian Ekonomi Setda Barito Timur.
Turut hadir para camat se-Kabupaten Barito Timur dan PMO Kabupaten Barito Timur.
Dalam laporan yang disampaikan Amrullah, Pemkab Barito Timur terus melakukan koordinasi, pemantauan, pendampingan dan fasilitasi terhadap perkembangan KDKMP. Hingga saat ini, sebanyak 29 gerai telah terbangun. Dari jumlah tersebut, 20 gerai telah rampung 100 persen, sedangkan sembilan gerai masih dalam tahap pembangunan.
Untuk verifikasi dan validasi Tahap I, terdapat 13 desa/kelurahan yang menjadi sasaran. Ke-13 lokasi tersebut meliputi Kelurahan Tamiang Layang, Desa Dorong, Kelurahan Taniran, Desa Gumpa, Desa Matabu, Desa Jaar, Desa Sibung, Desa Tangkum, Desa Jaweten, Desa Malintut, Desa Bambulung, Desa Sumber Rejo dan Desa Juru Banu.
Ketiga belas gerai tersebut tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Dusun Timur, Benua Lima, Raren Batuah, Pematang Karau dan Paju Epat.
Amrullah menjelaskan, proses verifikasi dan validasi dilakukan untuk memastikan kesiapan gerai dari berbagai aspek, mulai dari kelembagaan dan administrasi hingga lokasi, sarana dan prasarana serta kesiapan operasional.
"Verifikasi dan validasi diperlukan untuk memastikan seluruh aspek kesiapan gerai sebelum dimanfaatkan dalam mendukung kegiatan usaha koperasi dan pelayanan ekonomi masyarakat,” kata Amrullah.
Selain pemeriksaan dokumen, persiapan verifikasi mencakup pengecekan kondisi fisik gerai, pemutakhiran data koperasi, identifikasi kendala serta penyiapan data pendukung.
Dalam proses persiapan, masih ditemukan sejumlah hal yang perlu ditindaklanjuti. Di antaranya kelengkapan dokumen administrasi, kesiapan sarana dan prasarana, pemutakhiran data koperasi, kesiapan pengelola gerai serta kebutuhan operasional.
Pemkab Barito Timur selanjutnya akan melakukan pengecekan lapangan terhadap 13 lokasi sasaran. Pemerintah daerah juga akan memberikan pendampingan kepada pengurus koperasi dan pemerintah desa/kelurahan, memfasilitasi pemenuhan dokumen yang masih kurang serta mendorong percepatan pemenuhan sarana dan prasarana gerai.
Hasil verifikasi dan validasi tersebut nantinya dihimpun sebagai bahan laporan dan dasar tindak lanjut pengembangan KDKMP di Kabupaten Barito Timur. (zi/jp).













