BREAKING NEWS

Rabu, 16 September 2026

Pemkab HSS Perkuat Pendidikan Islam, Tiga Laboratorium MAN Al-Irsyadi Diresmikan

KANDANGAN- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) memperkuat dukungan terhadap pengembangan pendidikan Islam dan peningkatan kualitas generasi muda. Dukungan tersebut ditunjukkan dalam rangkaian pembukaan Kuliah Perdana Institut Agama Islam Kyai Haji Ahmad Syairazi (IAI KHAS) Kandangan sekaligus peresmian tiga laboratorium baru MAN Al-Irsyadi Kandangan, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan berlangsung di Kompleks Pondok Pesantren Dalam Pagar (Dalpa), Jalan Al-Falah, Kandangan, dan dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H Hasnuriyadi Sulaiman, Wakil Bupati HSS, H Suriani, didampingi rangkaian kegiatan tersebut.

Turut hadir Ketua BKOW Kalsel sekaligus Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, drg. Ellyanarizky Trisya, Pengasuh Pondok Pesantren Dalam Pagar TGH Ahmad Syairazi beserta istri, serta jajaran pemerintah daerah dan civitas akademika.

Rangkaian kegiatan diawali penyambutan rombongan Wakil Gubernur oleh pihak Pondok Pesantren Dalam Pagar. Para santri dan santriwati turut menyambut dengan penampilan drumband dan tari selamat datang.

Sebelum kuliah perdana, Wakil Gubernur bersama rombongan meninjau kawasan Kompleks Pondok Pesantren Dalam Pagar. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peresmian tiga laboratorium MAN Al-Irsyadi Kandangan, yaitu Laboratorium Komputer, Laboratorium Bahasa, dan Laboratorium IPA.

Penambahan fasilitas tersebut ditujukan untuk memperkuat sarana pembelajaran dan memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kompetensi, khususnya di bidang sains, teknologi, bahasa, dan keterampilan pendukung pendidikan.

Setelah peresmian laboratorium, kegiatan dilanjutkan dengan Kuliah Perdana “Sinar Kebangsaan” bertema **“Membangun Generasi Unggul dan Berakhlak Mulia”**.

Dalam kuliah tersebut, Wakil Gubernur Kalsel, H Hasnuriyadi Sulaiman menekankan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi perkembangan zaman dan arus globalisasi. Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila, terutama sila ketiga, Persatuan Indonesia.

Menurut Hasnuriyadi, mahasiswa memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah derasnya arus informasi serta perubahan sosial.

"Generasi muda dan mahasiswa IAI KHAS harus menjadi benteng terdepan dalam merawat Persatuan Indonesia. Keunggulan intelektual tidak akan membawa keberkahan tanpa diimbangi akhlak mulia dan semangat kebersamaan. Di era yang sarat akan tantangan ini, sinergi antara nilai keagamaan dan semangat kebangsaan adalah kunci utama menjaga keutuhan bangsa,” ujar Hasnuriyadi. 

Pemkab HSS menilai penguatan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak generasi muda.

Karena itu, pemerintah daerah mendorong kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, pondok pesantren, dan masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, nilai keagamaan, serta semangat kebangsaan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor IAI KHAS Kandangan, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kalsel, Kepala Kantor Kementerian Agama HSS, jajaran dekan dan dosen, civitas akademika, serta ratusan mahasiswa dan mahasiswi IAI KHAS Kandangan. (ari/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes