MARABAHAN- Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi memberikan motivasi kepada 30 relawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengikuti Pelatihan Dasar Penggunaan Peralatan Pemadam di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tabing Rimbah, Kecamatan Mandastana, Sabtu (24/10/2026).
Pelatihan yang dipandu instruktur dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batola tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan teknis relawan dalam menghadapi ancaman karhutla. Materi pelatihan meliputi pengoperasian mesin dan pompa serta teknik dasar pemadaman di lapangan.
Bupati H Bahrul Ilmi hadir langsung untuk mendampingi peserta sekaligus memberikan dorongan agar para relawan terus meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas penanggulangan karhutla.
Dalam arahannya, Bupati H Bahrul Ilmi, menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja sama berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, BPBD, dan para relawan. Selain koordinasi, kesiapan personel dan penguasaan peralatan juga menjadi faktor penting dalam mendukung upaya pemadaman.
"Upaya penanggulangan karhutla ini merupakan perjuangan bersama yang melibatkan banyak pihak, mulai dari TNI, Polri, hingga BPBD. Namun, kita juga harus menunjukkan bahwa kita memiliki keterampilan dan kemampuan. Tidak ada orang yang tidak bisa, yang ada hanyalah orang yang tidak mau belajar. Semua orang memang awalnya tidak bisa, tapi kalau mau belajar pasti bisa,” ujar H Bahrul Ilmi di hadapan para peserta.
Melalui pelatihan tersebut, para relawan diharapkan mampu mengoperasikan peralatan pemadam dengan baik serta meningkatkan kesiapan dalam membantu penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Barito Kuala. (dsk/ali/jp).







