BREAKING NEWS

Jumat, 09 Oktober 2026

Kemarau Panjang, DPRD Seruyan Desak Perusahaan Salurkan Air Bersih ke Warga

KUALA PEMBUANG- Kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, menyebabkan sumur warga mengering dan memicu kesulitan mendapatkan air bersih. Menyikapi kondisi tersebut, DPRD Kabupaten Seruyan mendesak perusahaan swasta yang beroperasi di sekitar wilayah terdampak untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

Anggota DPRD Seruyan, Stefani Berliana Magdalena, mengatakan salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah Kelurahan Rantau Pulut, Kecamatan Seruyan Tengah. Sebagian sumur warga di wilayah tersebut dilaporkan telah mengering sehingga masyarakat harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

"Di Seruyan Tengah, khususnya di Rantau Pulut, warga mengambil air dengan menyedot menggunakan alkon dari bawah, kemudian mendistribusikannya ke rumah-rumah. Mudah-mudahan kemarau ini cepat berakhir agar air di sumur warga kembali normal dan kebutuhan untuk memasak serta mandi bisa terpenuhi,” ujar Stefani saat diwawancarai di Kantor DPRD Seruyan, Jum'at (9/10/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta yang memiliki wilayah operasional di sekitar permukiman warga. Ia mendorong perusahaan memanfaatkan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

Stefani berharap perusahaan dapat berinisiatif mendistribusikan air bersih, terutama ke desa-desa yang masuk dalam wilayah binaan masing-masing perusahaan.

"Mudah-mudahan perusahaan memiliki inisiatif untuk mendistribusikan air bersih, paling tidak di wilayah yang masuk dalam desa binaan mereka,” katanya.

Selain kebutuhan air bersih, Stefani menyoroti potensi gangguan kesehatan akibat kondisi cuaca kering dan debu. Ia menilai anak-anak sekolah dan para guru juga perlu mendapat perhatian agar aktivitas belajar mengajar tetap berlangsung dengan baik.

Karena itu, ia berharap perusahaan turut menyalurkan bantuan berupa masker, vitamin, dan perlengkapan kesehatan lainnya bagi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan.

"Kemudian, perusahaan juga diharapkan bisa mendistribusikan masker, vitamin, dan sejenisnya untuk anak-anak sekolah maupun guru-guru yang berada di sekitar wilayah perusahaan,” ujarnya.

Stefani berharap kemarau segera berakhir sehingga ketersediaan air di sumur warga kembali normal. Sementara itu, bantuan dari perusahaan dan pihak terkait diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama menghadapi kesulitan air bersih. (gan/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes