KUALA PEMBUANG- Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda resmi menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Servant Leadership atau kepemimpinan melayani bagi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan. Kegiatan yang menghadirkan tim instruktur dari PT Alpha Quantum Indonesia tersebut berlangsung di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Seruyan, Kamis (8/10/2026).
Penutupan kegiatan dihadiri Wakil Bupati Seruyan, H Supian, Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah dr. Bahrun Abbas, para asisten, staf ahli, serta kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Seruyan.
Dalam sambutannya Bupati Ahmad Selanorwanda, menegaskan bahwa pejabat pada level manajerial menengah (middle management) memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas birokrasi, membina aparatur, serta mempersiapkan regenerasi kepemimpinan di lingkungan pemerintahan.
Ia meminta para pejabat mampu menyeimbangkan tanggung jawab teknis dengan perumusan dan pelaksanaan kebijakan strategis. Menurutnya, pejabat menengah tidak boleh sepenuhnya meninggalkan pekerjaan teknis, tetapi juga harus memiliki perspektif kepemimpinan yang berorientasi pada pencapaian tujuan organisasi.
"Bapak Ibu sekarang berada di level middle management di birokrasi Pemerintah Kabupaten Seruyan. Skemanya berarti 50 persen masalah teknis jangan lepaskan pekerjaan staf atau kepala seksi, bimbing dan atur sebagai bentuk regenerasi dan separuhnya lagi melihat bagaimana kepemimpinan dan kebijakan,” kata Ahmad Selanorwanda.
Selain itu, Bupati mendorong para pejabat untuk terus meningkatkan kapasitas diri, meninggalkan pola kerja pasif, serta menghindari perilaku yang dapat menghambat kinerja organisasi. Ia menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang aktif, proaktif, kreatif, dan inovatif.
"Dari tidak tahu menjadi tahu, tahu menjadi sistematis, sistematis menjadi kreatif. Anda berada di middle management, paham dengan teknis, mengatur, membina, mengembangkan anak buah, tetapi juga punya orientasi untuk mewujudkan visi misi bupati dan wakil bupati melalui tugas dan fungsi sesuai SOP,” ujarnya.
Melalui pelatihan tersebut, Wanda berharap para peserta mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan manajerial, sehingga lebih siap menghadapi tanggung jawab yang lebih besar, baik di lingkungan pemerintahan maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan keluarga.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan mental, administratif, dan konseptual bagi pejabat dalam menjalankan amanah kepemimpinan. Kompetensi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan sekaligus mendorong kemajuan Kabupaten Seruyan ke depan. (gan/jp).







