BANJARMASIN- Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mendorong pengalokasian anggaran Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kalsel dilakukan secara proporsional dan tepat sasaran, khususnya untuk mendukung pemerataan fasilitas keagamaan dan pendidikan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.
Dorongan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama pada Selasa (6/10/2026). Komisi IV menekankan pentingnya pengawasan terhadap program kerja dan penyaluran bantuan hibah agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, termasuk di wilayah pelosok dan pedalaman.
Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifha, mengatakan pemenuhan fasilitas keagamaan dan dukungan terhadap sarana pendidikan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menurut Jihan, kebutuhan fasilitas keagamaan yang layak dan nyaman masih menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah perlu memastikan dukungan anggaran disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
"Hal ini tentu kami dukung penuh karena masyarakat sangat membutuhkan kenyamanan dalam beribadah. Namun, tentu pelaksanaan program tersebut harus didukung dengan ketersediaan anggaran yang proporsional dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan,” tutur Jihan.
Ia menegaskan, efektivitas anggaran juga harus menjadi perhatian agar setiap bantuan yang dialokasikan pemerintah daerah benar-benar tepat sasaran dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Komisi IV, lanjutnya, mendorong agar keterbatasan anggaran tidak menjadi kendala dalam merealisasikan program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Penataan pola penyaluran bantuan perlu terus dioptimalkan sehingga pemerataan dukungan pemerintah dapat menjangkau seluruh kabupaten/kota, termasuk wilayah pelosok di Kalimantan Selatan.
Dengan pengalokasian anggaran yang lebih terukur dan berbasis kebutuhan, Komisi IV berharap program Biro Kesra dapat memberikan manfaat yang lebih luas serta mendukung peningkatan kualitas kehidupan masyarakat Banua. (sar/ali/jp).







