BREAKING NEWS

Tampilkan postingan dengan label Pemprov Kalsel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemprov Kalsel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Januari 2023

Diskop UKM Kalsel dan Baznas Serahkan Bantuan Gerobak 30 Unit

BANJARBARU- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Koperasi dan UKM bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kalsel menyerahkan bantuan Gerobak kepada 30 pelaku UMKM di lapangan Setda Provinsi Kalsel di Banjarbaru.

"Program ini kita bekerja sama dengan Baznas untuk penyerahan manfaat kepada pelaku UMKM di Kalsel, kerja sama ini dilakukan sebagai sinergitas penyerahan program manfaat kepada masyarakat,” sebut Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai, Senin (2/1).

Baznas sendiri memiliki program manfaat Gerobak Berkah, sedangkan Dinas Koperasi dan UKM yakni Gerobak Bergerak, sehingga ini dilakukan bersama dengan menyerahkan pihak Baznas untuk menyeleksi penerima manfaat.

Pimpinan Baznas Kalsel, Irhamsyah Safari menyampaikan pelaksanaan dan kriteria yang dapat menerima manfaat dari program tersebut.

"Kami menyampaikan ke kabupaten/kota yang betul-betul sebagai orang yang berhak (asnaf) bagi kami di Baznas, jadi asesmennya memang diseleksinya sesuai dengan penerima manfaat yang diberlakukan di Baznas Kalsel,” kata Irhamsyah Safari.

Penerima manfaat ini sebagian besar dari pengusaha atau berjualan gorengan ataupun makanan-makanan kecil. 

"Survei penerima manfaat ini memiliki kriteria yakni penghasilan perminggu dan perbulannya yang kemudian diakumulasikan dengan nafkah terhadap keluarga,” tutur Irhamsyah Safari.

Penyerahan penerima manfaat gerobak dilakukan secara simbolis di sela Apel Gabungan awal Januari 2023 yang diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. (mcklsl/jp).

Rabu, 21 Desember 2022

Pemprov Dorong Penguatan Peran MUI Kalsel

BANJARMASIN- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) mulai 21- 22 Desember 2022 yang dibuka Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Sulkan SH.

Gubernur Sahbirin Noor dalam sambutan tertulisnya menyebutkan, penguatan peran MUI harus senantiasa dilakukan agar organisasi ini bisa lebih banyak lagi memberikan kontribusi kepentingan masyarakat terutama umat Islam.

Apalagi tantangan yang dihadapi umat Islam akhir-akhir ini cukup kompleks dan beragam. Tentu saja hal ini membuat tugas dan peran MUI ke depan semakin bertambah berat.

Namun diingatkan, tugas dan peran yang semakin bertambah berat tersebut tidak perlu membuat lemah, tapi sebaliknya membuat semakin bersemangat untuk menjawab dan menyelesaikannya sehingga masyarakat bisa merasakan manfaat akan eksistensi MUI.

"Pemerintah siap bergandengan tangan dengan MUI untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi saat ini,” ungkap Paman Birin.

Lebih lanjut disebutkan, MUI sebagai wadah tempat berkumpulnya para ulama dan intelektual muslim, memiliki arti sangat penting bagi Pemerintah Provinsi Kalsel yakni mitra untuk membantu pemerintah melaksanakan kegiatan pembangunan khususnya dalam bidang keagamaan.

Agama tak bisa dipisahkan dari negara, agama merupakan aspek fundamental yang tumbuh dan mengakar dalam kehidupan manusia. Agama menjadi sumber inspirasi dan pedoman bagi masyarakat dalam bersikap dan berperilaku hampir di semua gerak dan perjalanan kehidupan manusia.

Disebutkan juga, dalam satu dekade terakhir di Indonesia banyak persoalan yang muncul ke permukaan, memiliki keterkaitan atau hubungan dengan masalah-masalah agama.
Pemerintah dalam hal ini tidak bisa berdiam diri dan berlepas tangan karena persoalan itu menyebabkan masyarakat banyak yang notabene adalah tanggung jawab dan peran pemerintah di dalamnya untuk ikut terlibat penanganannya.

Sehubungan dengan itu pemerintah memerlukan bantuan dan kerjasama dan berbagai pihak, termasuk MUI dan ormas-ormas keagamaan lainnya sehingga berbagai persoalan bisa diselesaikan dengan baik dan optimal.

Sementara itu, Ketua MUI Kalsel, KH Husin Nafarin dalam sambutannya berharap peserta yang terlibat, mengikuti jalannya kegiatan dengan serius dan bisa memberikan sumbang pikiran yang berguna bagi kemaslahatan umat.

"Yang dibahas macam-macam, semua bidang di komisi-komisi MUI,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Mukerda MUI Provinsi Kalsel, Faturahman dalam laporannya menyebutkan, Mukerda bertujuan untuk merumuskan program prioritas yang akan dilaksanakan tahun nanti.

Mukerda akan membahas masalah keorganisasian, keagamaan, dan sejumlah rekomendasi. Kegiatan menghadirkan narasumber antara lain Prof Abdul Hafiz Ansyari, Prof Hadin Muhjat, KH Khamrani Buseri, Dr Fahmi Arif, Prof Mujiburahman, dan Ridhani Fikri.

Turut diundang sebagai pemateri juga, dari pengurus Baznas Kalsel, Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Kalsel, dan pihak pengelola keuangan haji, yang selanjutnya akan dilakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan MUI. (adpm/jp).

Film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Paman Birin Perankan Sosok Khalifah

BANJARMASIN- Film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari secara resmi dirilis Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Penayangan perdana disaksikan langsung Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin bersama para pejabat Pemprov Kalsel dan para siswa SMAN dan SMK di Bioskop Kota Cinema Mall, Banjarmasin, Selasa (20/12) siang.

Film yang digagas Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin ini menceritakan sosok Muhammad Arsyad Al Banjari sejak kecil yang sudah memililiki bakat keilmuan yang luas hingga menjadi sosok sangat penting di Kesultanan Banjar.

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor juga menjadi salah satu aktor pada film tersebut.

Paman Birin memerankan sosok Khalifah Sahbirin. Pada film tersebut Paman Birin mengabarkan kepada masyarakat akan kedatangan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari yang disambut oleh masyarakat setelah 30 tahun menimba ilmu Tanah Suci Mekkah.

Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari lahir di Martapura, Kalimantan Selatan, pada 17 Maret 1710 M atau 1122 H.

Sekitar umur 30 tahun, Muhammad Arsyad al-Banjari ingin melanjutkan pendidikannya ke Tanah Suci Mekkah.

Selama belajar di Arab, ia pun bersahabat dengan beberapa orang dari Tanah Air yang juga menuntut ilmu di sana. Mereka adalah Abdul Rahman al-Batawi, Daud al-Fatani, Abdul Shomad al-Palimbani, dan Abdul Wahab al-Makassari.

Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari kembali ke tanah kelahirannya pada 1772. Kedatangannya disambut oleh Sultan Tahmidullah II, yang saat itu memimpin Kesultanan Banjar.

Ia pun ditunjuk oleh Sultan Tahmidullah II menjadi ulama untuk mengembangkan keilmuan dan memajukan agama Islam di Kesultanan Banjar.

Sultan Tahmidullah II inilah yang kemudian menekannya untuk mengarang sebuah kitab.

Muhammad Arsyad al-Banjari kemudian mengarang Kitab Sabilal Mubtadin, yang menjadi pedoman pendidikan agama Islam di Kesultanan Banjar. (adpm/jp).

Senin, 19 Desember 2022

Sekdaprov Pimpin Upacara Hari Bela Negara ke-74 Lingkup Pemprov Kalsel

BANJARBARU- Gubernur Kalsel Sahbirin Noor melalui Sekretaris Daerah Provinsi Roy Rizali Anwar bertindak sebagai pembina upacara Apel Bela Negara ke-74 Tahun 2022 di Halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Senin (19/12).

Presiden RI Joko Widodo dalam sambutan tertulisnya berharap seluruh warga negara dituntut memiliki semangat kesadaran dan kemampuan bela negara.

Selain itu, harus mempunyai daya tangkap dan ketangguhan dalam menghadapi situasi yang semakin berkembang pesat dan kompleks di segala bidang.

"Oleh karena itu, kita harus terus membangun sumber daya manusia yang unggul, produktif, inovatif, dan berdaya saing, serta memiliki kesadaran bela negara,” sambutan tertulis Presiden RI Joko Widodo yang disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar.

Apel peringatan Hari Bela Negara ke 74 bertema “Bangkit Bela Negaraku, Jaya Indonesiaku” ini pimpin Sekdaprov Kalsel, diikuti sejumlah pejabat tinggi pratama dan ASN lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel.

Dalam amanat Presiden juga, disebutkan bahwa bela negara adalah sikap perilaku dan tindakan warga negara baik secara perseorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah serta keselamatan bangsa dan negara.

Bela negara juga merupakan penghormatan bagi warga negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran, tanggung jawab, dan rela berkorban dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Lebih lanjut, nilai dasar bela negara adalah cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, dan kemampuan awal bela negara.

Nilai-nilai inilah ujar Jokowi, yang harus menjadi program pembinaan kesadaran bela negara, baik itu di lingkungan pendidikan, lingkungan pekerjaan, maupun lingkungan masyarakat pada umumnya.

Presiden pun mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama menunaikan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan peran dan profesi kita masing-masing dan ikut serta dalam bela negara.

"Jadikan hari ini sebagai momentum bagi kita semua untuk semakin meningkatkan kesadaran, semangat, serta kewajiban dalam membela negara, membangun bangsa, dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai,” ajaknya. (adpm/jp).

Sekdaprov Kalsel Tinjau Pasar Raya TPID 2 di Siring 0 Km Banjarmasin

BANJARMASIN- Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel (Sekdaprov) Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar didampingi Kepala Bagian Kebijakan Perekonomian, Biro Perekonomian setempat, Agus Salim melakukan peninjauan kegiatan Pasar Raya TPID 2 di halaman Kantor Gubernur Kalsel, Banjarmasin Minggu (18/12) pagi.

Turut melakukan peninjauan kegiatan dalam rangka pengendalian inflasi ini, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalsel, Wahyu Pratomo dan Kepala Bulog Divisi Regional Kalsel, Muhammad Imron Rosidi.

Pasar Raya yang didalamnya ada pasar murah ini adalah upaya Pemprov Kalsel untuk mengendalikan inflasi sebagaimana yang terus diharapkan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin.

Pada Pasar Raya kedua yang diselenggarakan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalsel menyediakan sejumlah bahan pokok bersubsidi sehingga ditawarkan dengan harga lebih murah.

Misalnya beras premium isi 5 kilogram cuma Rp40.000, bawang merah Rp20.000kg, sayur mayur hingga ikan yang jauh lebih murah dibanding harga pedagang di pasar.

Selain menyaksikan antusias masyarakat berbelanja di area pasar raya, Sekdaprov juga berdialog dengan pengunjung dan pedagang.

Beberapa hal penting yang menjadi perhatian Sekdaprov didiskusikan dengan Kepala Bulog Kalsel dan Kepala BI Perwakilan Kalsel di area Pasar Raya yang diselenggarakan 16-18 Desember 2022 itu.

Bahan kebutuhan beras yang saat itu menjadi perhatian banyak masyarakat, menurut Sekdaprov Roy perlu ditindaklanjuti dengan serius.

Bahkan ia menyarankan akan diselanggarakan penjualan khusus beras beberapa kali lagi di penghujung tahun ini agar bisa membantu masyarakat.

Sebelumnya, kegiatan serupa berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarmasin ini mulai 18 – 20 November 2022. (adpm/jp).


Kamis, 15 Desember 2022

Tingkatkan Pelayanan, Paman Birin Berharap Akreditasi RSGM Gusti Hasan Aman Naik

BANJARMASIN- Rumah Sakit Gigi Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman diharapkan nantinya mampu menjadi rumah sakit gigi dan mulut yang maju dan terdepan.

Hal tersebut disampaikan, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar pada Simulasi Survei Akreditasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut di RSGM Gusti Hasan Aman, Rabu (14/12).

Paman Birin mengatakan, RSGM Gusti Hasan Aman yang posisinya sangat mudah diakses dari berbagai wilayah di Kalimantan Selatan. bahkan, oleh masyarakat dari provinsi tetangga, seperti Provinsi Kalimantan Tengah maupun sebagian Provinsi Kalimantan Timur.

"Sudah selayaknya akreditasi rumah sakit ini dapat ditingkatkan. Sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh berobat keluar dari Kalsel, mereka cukup datang ke RSGM Gusti Hasan Aman dan sudah mendapatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang memuaskan,” terang Paman Birin.

Paman Birin menambahkan, untuk mencapai kesempurnaan pelayanan perlu waktu, perlu peningkatan SDM, perlu peningkatan fasilitas kesehatan dan manajemen RSGM yang lebih unggul.

"Mudah-mudahan, RSGM Gusti Hasan Aman memperoleh tingkat kelulusan akreditasi yang baik. untuk itu, kepada semua staf RSGM Gusti Hasan Aman, mulai dari pimpinan puncak sampai staf lapis terbawah, harus memiliki semangat yang sama dalam mewujudkannya, kita harus memiliki pemahaman yang sama mengenai alasan dilaksanakannya akreditasi ini,” ucapnya.

Paman Birin juga berharap, motto “Melayani Dengan Sepenuh Hati”, yang sudah menjadi komitmen bersama, benar-benar dapat diimplementasikan dengan baik kepada siapapun yang dilayani dan dalam kondisi apapun pelayanan tersebut diberikan.

"Mudah-mudahan, survei yang akan dilaksanakan ini dapat berjalan secara tertib, objektif dan proporsional, sehingga hasilnya pun benar-benar menggambarkan kondisi yang sebenarnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, Teguh Hadianto mengatakan, survei simulasi ini sudah dilaksanakan dari senin kemarin secara daring.

"Harapannya tentu saja bagaimana RSGM ini bisa berkembang dan berguna di masyarakat, terimakasih dukungan pemprov Kalsel yang sangat luar biasa, Setelah simulasi survei ini, semoga RSGM ini bisa paripurna,” harapnya. (adpm/jp).


Pemprov Gelar Rakor Forkopimda Se-Kalsel

BANJARBARU- Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Ir. Roy Rizali Anwar, ST. MT membuka secara resmi Rapat Koordinasi Forkopimda Provinsi Kalsel, Kamis (15/12) di Gedung Idham Chalid.

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekdaprov Roy Rizali Anwar, Paman Birin menyampaikan terima kasih dan apresiasi, kepada seluruh jajaran Forkopimda Provinsi Kalsel, atas kerjasama, koordinasi, kolaborasi dan sinergi yang telah dibangun bersama hingga saat ini.

"Mudah-mudahan, melalui momentum ini, Forkopimda Provinsi Kalsel semakin kuat dan mampu menjawab berbagai tantangan, serta memberikan sumbangsih gagasan dan pemikiran, untuk kemajuan banua kita tercinta,” sampainya.

Lebih lanjut Roy menyampaikan, sebagai negara yang begitu luas dan terdiri dari berbagai etnis, bahasa, dan budaya yang beragam, diperlukan kondisi dan situasi yang ideal bagi Indonesia untuk terus maju dan berkembang.

Beberapa tantangan dan ancaman yang bisa menghambat kemajuan bangsa ini, diantaranya masih adanya ancaman radikalisme, separatisme, berbagai bentuk kejahatan, termasuk potensi konflik sosial.

"Terkait potensi terjadinya konflik sosial tersebut, kita telah memiliki Undang-undang Nomor 7 tahun 2012 tentang 7penanganan konflik sosial,” tambahnya.

Undang-undang tersebut sebut Roy, telah mengamanatkan kementerian dan lembaga terkait, serta pemerintah daerah untuk menyelenggarakan penanganan konflik sosial. Diantaranya, pencegahan, penghentian konflik, serta penanganan pasca konflik.

"Hal ini penting, karena permasalahan isu dan dinamika sosial, juga menjadi salah satu isu prioritas di dalam RPJMN tahun 2020-2024. Agenda tersebut adalah memperkuat stabilitas politik, hukum, pertahanan dan keamanan, serta transformasi pelayanan publik,” jelasnya.

Rakor ini turut dihadiri perwakilan Forkopimda Provinsi Kalsel,Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama se Kalsel, serta Camat se-Kalsel. (adpm/jp).

Rabu, 14 Desember 2022

Kongres Budaya Banjar, Paman Birin : Upaya Lestarikan Budaya Banjar

BANJARMASIN- Kongres Budaya Banjar dapat menjadi ruang perhatian dan pengayoman yang lebih besar terhadap kebudayaan banjar, sehingga budaya banjar berperan dalam peningkatan kualitas kehidupan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar saat pembukaan Kongres Budaya Banjar VI dan Kongres I Bubuhan Banjar tahun 2022 di Gedung Mahligai Pancasila, Selasa (13/12) malam.

Paman Birin mengatakan, penyelenggaraan kongres ini sebagai suatu upaya untuk melestarikan kebudayaan Banjar dari kepunahan, dan sekaligus juga sebuah gerakan, untuk memperkenalkan kembali, ragam budaya Banjar di tengah kehidupan masyarakat yang makin mengglobal.

"Ini momentum bagi kebangkitan budaya Banjar disegala lini kehidupan,” terang Paman Birin.

Paman Birin menuturkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama dengan budayawan, seniman, sejarawan, lembaga budaya banjar dan unsur kebudayaan lainnya, telah sepemikiran dan memiliki kesamaan pandangan, bahwa kongres budaya banjar dapat menjadi sarana strategis dalam mendorong dan lebih menyadarkan masyarakat, tentang arti pentingnya kebudayaan yang diwariskan orang-orang terdahulu.

"Budaya banjar tidak hanya kaya dengan jenis dan bentuknya, tetapi memiliki kebermaknaan dari berbagai sisi kehidupan manusia. Budaya banjar mengandung pesan pendidikan, pesan moral, bernilai hiburan dan keindahan, serta diperkaya dengan petuah-petuah dan ujar-ujar (pepatah semboyan) yang bermanfaat bagi harmonisasi kehidupan masyarakat,” terang Paman Birin

Paman Birin berharap, kongres ini akan semakin memperkuat tekad dan komitmen bubuhan banjar, agar bubuhan banjar selalu kompak dan bersatu dalam memelihara kebudayaan banjar, dan menjadikan budaya itu sebagai jati diri, serta kepribadian yang tak pernah hilang ditengah perubahan zaman.

"Kongres yang pertama ini, kiranya bermunculan ide dan gagasan baru yang menjadikan bubuhan banjar lebih rakat, ruhui rahayu, dan memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan di Kalimantan Selatan dan pembangunan nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Kerukunan Bubuhan Banjar, Rudy Ariffin mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Pemprov Kalsel yang sudah mendukung penuh terselenggaranya kongres ini.

"Jadi, kongres ini memberikan manfaat sebesar-besarnya dalam menjalin silaturahmi antar orang Banjar yang ada dimana saja,” kata Rudy.

Rudy mengapresiasi terhadap warga keturunan Banjar di berbagai provinsi hingga luar negeri yang hadir dalam kongres ini.

"Kita tahu warga Banjar di perantauan hingga yang sudah menetap di luar negeri banyak yang sudah berhasil, baik itu sebagai pengusaha, pedagang, akademisi hingga pejabat,” sebut Rudy. (adpm/jp).

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes