BREAKING NEWS

Tampilkan postingan dengan label pemkab batola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemkab batola. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Januari 2021

Libatkan Orang Banyak Wajib Miliki Izin Satgas, Batola Resmi Terapkan PPKM

MARABAHAN- Terhitung sejak 11 hingga 25 Junuari 2021 Kabupaten Barito Kuala (Batola) resmi menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

Keputusan ini diambil usai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) antara Wakil Bupati (Wabup) H Rahmadian Noor, Pj Sekda H Abdul Manaf, Komandan Kodim 1005 Marabahan Letkol Arm Ari Priyudono SSos MTr (Han), Wakapolres Batola Kompol Jatmiko, SKPD terkait, dan seluruh camat, Selasa (12/01/2021) pagi. 

Rakor yang digelar di Aula Selidah Kantor Bupati Batola ini dalam kaitan menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2021 dan Instruksi Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 01 Tahun 2021 tentang PPKM. 

Rakor yang dimoderatori Pj Sekda, H Abdul Manaf juga terkait penyusunan draft Instruksi Bupati Barito Kuala Nomor 01 Tahun 2021 serta draft Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Desiase 2019 (Covid-19) Kabupaten Barito Kuala tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Upaya Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Barito Kuala. 

"Sesuai dengan Instruksi Pemerintah Pusat dan ditindaklanjuti Instruksi Pemerintah Provinsi dalam hal ini Gubernur kita Pemerintah Kabupaten Barito Kuala juga menerapkan PPKM walau pun data-data kesembuhan, tingkat kematian, dan segala jenis kasus di bawah kreteria yang ditetapkan Pusat,” papar Wabup Batola H Rahmadian Noor. 

Namun PPKM yang diterapkan Batola, lanjut wabup, dalam rangka lebih menekankan kepada penerapan disiplin protokol kesehatan baik memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Untuk penegakannya, terang mantan anggota DPRD Batola ini, Satgas akan mengeluarkan Surat Edaran agar setiap kegiatan yang terjadi di masyarakat yang mengumpulkan orang banyak harus berkoordinasi dengan gugus tugas atau satgas yang terdapat di kecamatan dan kelurahan agar mereka bisa lebih memantau kegiatan yang dilaksanakan. 

Sementara itu, sesuai hasil rapat tim dalam surat edaran ditetapkan 8 poin kesepakatan dalam menindaklanjuti pengendalian penyebaran Covid-19 di Batola di antaranya mengimbau kepada semua masyarakat Kabupaten Barito Kuala wajib menggunakan masker bila beraktifitas keluar rumah dan mendukung semua program pemerintah dalam upaya pengendalian Covid-19 di Kabupaten Barito Kuala. 

Semua satgas di tingkat kecamatan, kelurahan/desa atau RT  agar mengoptimalkan kembali upaya pembatasan kegiatan di masyarakat yang berpotensi menyebarkan Covid-19 melalui edukasi secara langsung terhadap penerapan protokol kesehatan (memakai masker dengan benar, membangun budaya cuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan) secara terus menerus. 

Selain itu, semua tempat hiburan malam, karaoke, bilyard, cafe, restoran/warung makan dan tempat usaha membatasi buka sampai pukul 22.00 wita, semua kegiatan mengumpulkan orang banyak wajib memiliki Izin Satgas Covid-19 Kabupaten Barito Kuala dan Kecamatan sebagai langkah pengendalian. 

Setiap acara pernikahan yang dilaksanakan di tengah masyarakat (bukan di gedung) wajib melibatkan Satgas Covid-19 Kelurahan/Desa sebagai pengawas pelaksana protokol kesehatan sampai acara selesai. 

Kegiatan keagamaan yang menghimpun jemaah berskala besar (lebih dari 500 orang) hanya diperbolehkan menghadirkan sekitar 25 persennya saja. Ketentuan berlaku sejak 11 hingga 25 Januari 2021. 

"Tidak mematuhi surat edaran ini adalah pelanggaran terhadap upaya Kekarantinaan Kesehatan dan Perbup Barito Kuala Nomor 54 Tahun 2020 akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” demikian isi Surat Edaran. (pro/jp).

Minggu, 10 Januari 2021

Dinas Pertanian Batola siapkan 29 ribu Kartu Tani

Kadis Pertanian, Tanaman Pangan &
 Hortikultora Kab Batola Ir. Murniati,
didampingi Kabid Pengembangan
Sumberdaya manusia pertanian. Ir. Rakhmadi

MARABAHAN - Dinas Pertanian Kabupaten Barito Kuala tahun 2020 lalu sudah siapkan kartu tani sebanyak 29 ribu yang berada di Bank Negara Indonesia (BNI).

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Kuala, Ir. Murniati. MP ketika ditemui Jurnalispost.online belum lama tadi.

"Sudah kita siapkan kartu tani 29 ribu, dan saat ini berada di Bank Negara Indonesia (BNI), karena Bank BNI yang mengkordinir pembagian kartu tani tersebut, sehingga lanjutan penyalurannya 2021 ini," ucapnya.

Masih kata Ibu Murni menjelaskan untuk program kartu tani ini, pihaknya berkeinginan agar semua petani mempunyai kartu tani.

"Saat ini baru di Kecamatan Mekarsari yang dibagikan kartu tani sebanyak 500 kepada petani," katanya.


Wanita murah senyum ini, juga menambahkan untuk Geger, warga temukan mayat tergantung dipohon ramania di Desa Jamilmanfaat kartu tani tersebut, yakni untuk memudahkan para petani menebus pupuk bersubsidi dan meminimalisir penyelewengan pupuk, sehingga program pemerintah untuk memberikan harga subsidi kepada petani benar-benar di rasakan manfaatnya oleh petani.

"Jadi setiap petani yang menyusun Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok tani (RDKK) punya kartu tani, dia menebus ke kios, berapa harganya dan hanya digesek kartu tersebut, seperti BRI LINK tanpa menggunakan uang lagi," pungkasnya. (her/li/jp).

Rabu, 19 Februari 2020

Batola Menjadi Kabupaten Pertama Melakukan Sensus Online Di Kalsel



 MARABAHAN - Bupati Hj. Noormiliyani AS menerima Audensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Barito Kuala (Batola) Akhmad Rosihannoor beserta staf, yang bertempat di ruang rapat Bupati Batola di Marabahan, Selasa (11/02).

Audiensi ini dalam rangka persiapan sensus penduduk 2020 yang akan di lakukan oleh BPS Batola, dan akan melaksanakan sensus secara online melalui website https://sensus.bps.go.id/, yang di mulai 15 Februari sampai 31 Maret 2020. Sedangkan sensus dengan metode wawancara akan dilaksanakan 1 hingga 31 Juli 2020.   

Menurut Akhmad Rosihannoor, Batola tahun ini menjadi kabupaten pertama yang melakukan sensus online di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Saya berharap seluruh masyarakat Kabupaten Barito Kuala, lebih aktif dalam memperbaharui data keluarganya melalui website BPS,” ungkap Akhmad.

Masih menurut Akhmad, menambahkan sensus online akan memudahkan petugas saat sensus karena banyak data telah terisi, bahkan lengkap. Sensus sendiri, terang Akhmad untuk mendukung program Pemerintah Pusat untuk menyatukan data kependudukan. Disdukcapil dan BPS dalam satu wadah.

Menurut rencana, Senin (17/02/2020) pencanangan sensus penduduk akan di lakukan oleh Bupati. Hj Noormiliyani di halaman Kantor Bupati Batola. 

Hal ini di laksanakan sebagai bentuk dukungan bupati sekaligus sebagai contoh bagi masyarakat agar berperan aktif dalam memutakhirkan data diri dan keluarga.

“Saya harapkan seluruh masyarakat Kabupaten Barito Kuala, agar berperan aktif dalam sensus penduduk 2020,” harap Noormiliyani. 

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar menerima petugas sensus penduduk 2020 yang berkunjung ke rumah untuk melakukan wawancara. 

Sensus yang di lakukan 10 tahun sekali ini, tidak hanya menjadi perhatian BPS namun juga pemerintah daerah. Mengingat data yang terkumpul dan menjadi satu data kepundudukan dapat di manfaatkan seluruh SKPD untuk menjalankan tugas masing-masing, pungkasnya. (hum-batola/jp)

Senin, 16 Desember 2019

BUPATI BANTU KORBAN PUTING BELIUNG JEJANGKIT DAN MANDASTANA

Bupati Barito Kuala Hj. Noormiliyani AS meninjau korban puting beliung yang menimpa warga di sejumlah desa di kecamatan Mandasta dan Jejangkit. Senin (18/11).

Kehadiran Noormiliyani yang didampingi Kapolres Batola AKBP Bagus Suseno, Kadis Sosial Fuad Syekh, SKPD terkait. Camat Mandastana dan Jejangkit beserta jajaran, para
anggota forkopimcam, dan para kades, selain untuk menyaksikan langsung dampak bencana juga untuk memberikan bantuan sembako dan peralatan lainnya bagi warga di beberapa desa di
kedua kecamatan tersebut.

“ Kita ingin melihat langsung sejauh mana dampak dari bencana untuk diambil langkah - langkah tindakan selanjutnya,” ucap Noormiliyani saat berada di lokasi.

Terhadap kerusakan yang terjadi, mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel itu menyatakan, akan dilakukan inventarisasi terlebih dahulu dengan penanganan yang diprioritaskan terhadap fasilitas umum seperti sekolah serta rumah warga terutama yang tidak mampu.

“Yang pertama di inventarisir adalah warga yang tidak mampu. Sedangkan penanganannya masih
dalam pertimbangan, apakah melalui dinsos, perkim atau lainnya,” ungkapnya.

Dia juga mengharapkan kebersamaan dalam penanggulangannya. Meski menyatakan sangat prihatin,
Noormiliyani tetap bersyukur, karena bencana yang datang tak bisa diprediksi, dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Walau begitu, isteri mantan Bupati Batola H Hasanuddin Murad itu, tetap mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan berdoa agar bencana serupa tidak terulang serta tidak menimpa warga lainnya.
“Bencana ini tidak bisa kita antisipasi karena kejadiannya tak bisa diprediksi. Yang bisa kita kerjakan adalah bersama-sama menanggulangi secepat mungkin lewat tindakan nyata, bukan hanya di mulut saja,” Ungkapnya.

Seperti diketahui, musibah angin puting beliung menerpa beberapa desa di Kecamatan Mandastana dan Jejangkit, pada minggu (17/11). Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 16.15 Wita itu sedikitnya merusakan 57 bangunan yang berasal dari rumah warga dan fasilitas umum lainnya. Memang di wilayah Kecamatan Mandastana kerusakan menerpa 42 bangunan di antaranya 22
rumah dan 1 SDN di Desa Pantai Hambawang. Di Desa Bangkit Baru menerpa 4 rumah, dan
Desa Tabing Rimbah 8 rumah.

Sementara di Kecamatan Jejangkit terjadi di Desa Jejangkit Pasar dengan kerusakan 14 rumah dan
Kantor Desa Jejangkit Pasar, pungkasnya.

(humpro-batola/jp)
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes