BREAKING NEWS

Tampilkan postingan dengan label tanjung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tanjung. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Oktober 2021

Selesai Dikerjakan, Kini Jembatan di Desa Bahungin Bisa Dilewati

TANJUNG- Jika sebelumnya warga dan pengendara harus melewati jembatan kayu ulin yang kondisinya mulai rusak, kini masyarakat Desa Bahungin Kecamatan Kalua, Tabalong tak khawatir lagi.

Sekarang jembatan tersebut telah diganti dengan pembangunan box culvert, dan pengerjaannya pun sudah selesai.

Sejak seminggu yang lalu jembatan box culvert tersebut sudah bisa dilewati warga, baik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

"Alhamdulillah, warga dengan mudah melewati jembatan itu. Bahkan kini mobil sudah bisa lewat dengan mudah," kata M Nasib (54) warga setempat, Minggu (3/10) kemarin.

Nasib bercerita sebelum dibangun ada tiga unit mobil yang tercebur karena kondisi jembatan memperihatinkan. Terakhir ada truk yang juga tercebur.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tabalong melalui Dinas PUPR yang telah membangun jembatan box culvert ini," ucapnya.

Pantauan di lapangan, jembatan box culvert ini berada di Desa Bahungin RT 05, Kecamatan Kalua, berbatasan dengan Desa Purai, Kecamatan Banua Lawas.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tabalong, Wibawa Agung Subrata melalui Kabid Bina Marga, Sunengsi mengatakan kontraktor diberikan waktu selama 90 hari kalender.

"Pengerjaan box culvert Bahungin-Purai ini sebelumnya telah dimulai sejak 10 Juni sampai 7 September 2021," katanya.

Sunengsi menjelaskan setelah selesai pengerjaannya masih ada masa pemeliharaan selama 180 hari kalender.

"Dengan selesainya pembangunan jembatan tersebut dapat mempermudah kendaraan roda dua dan empat melewatinya," pungkasnya. (yet/jp).

Jumat, 21 Februari 2020

LSM Tabalong Meminta Keterbukaan Dalam Penggunaan Anggaran



TANJUNG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tabalong, telah menggelar rapat dengar pendapat dengan Forum Koordinasi LSM terkait dengan rencana pembangunan tahun 2020.
Dalam rapat dengar pendapat ini, sejumlah anggota LSM meminta pemerintah daerah untuk terbuka soal penggunaan anggaran APBD Kabupaten Tabalong.

"Kami ingin rencana pembangunan bisa di akses oleh masyarakat, sehingga tahu penggunaan anggarannya," ungkap anggota LSM Erwansyah.

Selain menyoroti penggunaan anggaran daerah, kalangan LSM tersebut juga meminta agar  peningkatan kualitas jalan dan jembatan untuk memudahkan kegiatan perekonomian di desa.
Seperti dilontarkan oleh Sabli dari LSM Borneo, terkait dengan rusaknya jembatan di Desa Bilas dan jalan sosial Desa Upau menuju Desa Bongkang.

Sementara itu selaku Koordinator Forkod Tabalong Erwan Susandi menyampaikan aspirasi mereka bukan untuk mencari 'penyakit' pemerintah daerah namun murni koreksi dan aspirasi dari masyarakat.

Rapat dengar pendapat yang di pimpin Wakil Ketua Dewan Jurni ini, juga mendengarkan pemaparan dari Kepala Bappeda Mahdi Noor dan Kepala DPKKD Yuzan Noor.
Mahdi menyampaikan pertumbuhan ekonomi 2020 yang di targetkan 3,87 dan angka kemiskinan 5,85 persen, pungkasnya. (ant/jp).
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes