KUALA KAPUAS- Dinas Sosial Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah menyatakan 84.864 Kepala Keluarga (KK) sudah menerima bantuan sosial (Bansos).
"Bansos tersebut merupakan program pemerintah yang bersumber dari APBN, APBD dan DD selama pandemi Covid-19," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas, Budi Kurniawan kepada wartawan, Kamis (6/8/2020).
Budi merinci, untuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH) ada 8.121, namun ada tambahan sekitar 1.000 KK.
Bantuan Non Tunai (BNT) berupa sembako yang sudah menerima 14.885 KK dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) 18.254 KK.
"Ini bersumber dari APBN melalui Kementerian Sosial RI. Sementara terakhir penerima BLT bersumber dari Dana Desa sekitar 19.724 KK," ujarnya.
Penerima BLT yang bersumber dari APBD Kabupaten Kapuas 23.880 KK. Akan bertambah di 5 kecamatan wilayah Hulu Kabupaten Kapuas.
"Kemungkinan bertambah 10.000 KK," jelasnya.
Terkait verifikasi data penerima Bansos, kata Budi, bahwa pihaknya bekerjasama dengan tim terpadu DPMD dan Disdukcapil.
"Sementara ini masih menunggu verifikasi dan validasi data susulan dari Pemerintah Desa, baik dari Kecamatan Timpah, Kapuas Tengah, Kapuas Hulu, Mandau Telawang dan Pasak Telawang," ungkapnya.
Penerima bansos berdasar data jumlah penduduk Disdukcapil sekitar 126.277, sehingga sudah mencapai 80 persen.
Ditambahkannya, untuk penyaluran BLT APBD Kabupaten Kapuas tahun 2020 dibagi 3 tahap.
"Tahap pertama disalurkan
sekitar 1.583 KK di 5 kelurahan dan 2 desa, tahap dua 9.232 KK di 7 kelurahan dan 52 desa. Terakhir tahap 3 sudah diproses untuk pencairan di Pemdes yakni 13.67 KK di 5 kelurahan 62 desa,"ucap Budi.
Terkait program bansos tetap diberikan, tetapi mengacu ketentuan Kemensos RI dan KPK sesuai dengan edaran nomor 11 tahun 2020.
"Dalam hal ini, penerima bantuan harus mengacu NIK Disdukcapil untuk
menghindari data ganda, meninggal dan pindah serta fiktif," pungkasnya.(rb/jp).













