TAMIANG LAYANG - Tiga desa di wilayah kerja Puskesmas Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur, belum bebas dari kebiasaan buang air besar sembarangan (BABS).
Hal tersebut disampaikan Kepala UPT Puskesmas Tamiang Layang, Marlina Susana kepada awak media di Tamiang Layang, Kamis (24/09/2020).
"Ada tiga desa yang masih BABS, yaitu Desa Didi, Haringen, dan Desa Magantis," kata Marlina.
Menurutnya, seperti di Desa Haringen, informasi terakhir ada 15 keluarga yang belum memiliki jamban sendiri namun sekarang sudah dibantu oleh pemerintah desa sebanyak 10 keluarga sehingga masih tersisa 5 keluarga.
"Karena itu, pihaknya mendorong pemerintah desa agar memberi perhatian terhadap masalah tersebut sehingga pada tahun ini seluruh desa di wilayah kerja Puskesmas sudah terbebas dari kebiasaan BAB sembarangan atau dikenal dengan sebutan desa ODF (open defecation free).
BAB sembarangan atau pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat, ucap Marlina, dapat menyebabkan penyebaran penyakit berbasis lingkungan.
"Sebagai upaya untuk memutus penyebaran penyakit seperti itu semua desa harus ODF dengan membangun jamban sehat. Pembangunan jamban sehat dapat dibantu oleh pemerintah desa melalui dana desa sedangkan kami dari Puskesmas mendampingi dalam hal teknis," jelas Marlina. (zi/lb/jp).













