BREAKING NEWS

Jumat, 25 September 2020

DPRD Bartim Minta Rincian Penggunaan DID Rp15,6 Miliar pada 6 SKPD

TAMIANG LAYANG - DPRD Barito Timur menggelar rapat Penyampaian Laporan Hasil Rapat Kerja Pembahasan Bersama

atas Pengajuan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Barito Timur tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Barito Timur Tahun Anggaran 2020, Jumat (25/09/2020).

Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Bartim, Nur Sulistio dan diikuti anggota DPRD lainnya.

Hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Barito Timur, Habib Said Abdul Saleh, beberapa kepala SOPD dilingkup Pemkab Bartim, serta unsur Forkopimda secara online melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting.

Melalui juru bicara Anggota DPRD Bartim, Roma Analta mengatakan, bahwa pihaknya meminta agar eksekutif menyampaikan rincian kegiatan pada ada 6 SKPD yang mendapatkan tambahan anggaran bersumber dari dana insentif daerah (DID).

"Secara umum raperda APBD perubahan kami terima dengan baik, namun kami minta agar segera disampaikan rincian kegiatan pada 6 SKPD yang mendapatkan tambahan anggaran dengan nilai total lebih dari Rp15,6 miliar," kata roma Analta.

Adapun 6 SKPD yang mendapatkan tambahan anggaran pada APBD perubahan, yaitu dinas perikanan sebesar Rp1,5 miliar, dinas pertanian Rp2,5 miliar, dinas ketahanan pangan Rp700 juta, dinas kesehatan Rp3,4 miliar, RSUD Rp4,9 miliar, dan dinas sosial Rp2,7 miliar.

Sementara itu, Ketua DPRD Barito Timur Nur Sulistio menambahkan, bahwa DID sebesar Rp15,6 miliar tersebut merupakan dana susulan yang diberikan oleh pemerintah pusat, maka DPRD meminta rincian penggunaannya.

"Supaya kami memegang dokumen kegiatannya, membantu percepatan penggunaan anggaran sekaligus melakukan pengawasan di lapangan," ucap Nur Sulistio.

Nur Sulistio juga meminta, kepada SKPD yang mendapatkan tambahan anggaran tersebut agar mempergunakan dengan tepat untuk penanganan covid-19 maupun dampak sosial ekonomi dari pandemi covid-19.

Menurut Nur Sulistio, bahwasanya APBD perubahan merupakan koreksi dan evaluasi dari APBD murni yang tidak tercapai akibat pandemi covid-19.

"Karena itu kami berharap agar APBD perubahan nantinya menjadi jawaban dari APBD murni yang tidak tercapai," tukasnya. (zi/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes