BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Senin, 18 Oktober 2021

Pinggiran Jalan yang Dalam Penyebab Sering Terjadinya Kecelakaan di Desa Matabu

TAMIANG LAYANG- Salah satu warga Desa Matabu, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur menyebutkan seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas di Desa Matabu disebabkan pinggiran jalan provinsi yang membelah desa tersebut cukup dalam serta badan jalan sempit.

"Ini kan cuma sekitar 6 meter aja lebar jalannya, ditambah lagi pinggir jalan cukup dalam akibat terkikis air, jadi saat berpapasan kadang-kadang kendaraan tidak mau mengalah, belum lagi di lokasi ini kendaraan jarang yang pelan," ujar dia yang tidak mau disebutkan namanya pada saat diwawancarai ketika mengevakuasi minibus Daihatsu Luxio DA 1859 EJ dan truk DA 8158 BY yang mengalami tabrakan di RT 03 Desa Matabu, Minggu (17/10/2021) sore.

Ketika awak media ini mengamati sisi jalan dimana ban Daihatsu Luxio keluar dari badan jalan, terlihat pinggiran jalan yang memang cukup dalam yakni sekitar 20-25 sentimeter. Kondisi tersebut dapat menyebabkan pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat kehilangan kendali atas kendaraan jika tiba-tiba turun dari badan jalan saat melaju.

Pinggiran jalan yang cukup dalam tersebut menyebabkan rawan terjadi kecelakaan, baik akibat kendaraan keluar dari badan jalan maupun karena pengendara saling berebut jalan.

Kecelakaan antara Daihatsu Luxio dan truk bermuatan semen itu sendiri, diduga terjadi akibat sopir Daihatsu Luxio tidak berhasil mengendalikan mobilnya ketika berusaha naik kembali ke badan jalan setelah ban sebelah kiri sempat keluar, karena menghindari kendaraan dari arah depan.

Akibatnya, minibus yang diketahui bermuatan 12 penumpang, terdiri dari 6 orang dewasa dan 6 anak itu tiba-tiba terhalang di tengah jalan, sehingga tabrakan dengan truk datang dari arah berlawanan tidak dapat dihindari. 

Sebanyak 6 orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Tamiang Layang. Beberapa jam kemudian korban kembali dirujuk ke RSUD Pambalah Batung Amuntai karena 3 orang korban diantaranya mengalami kritis.

"Menurut informasi dari petugas kesehatan, sopir Daihatsu Luxio mengalami pendarahan di telinga," ungkap Khomaru salah satu relawan dari Matabu Jaya. (zi/bl/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes