BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Rabu, 08 Desember 2021

Di Kecamatan Gunung Timang Ada Tumpukan Kayu Plat Dipinggir Jalan

MUARA TEWEH - Keberadaan ruas jalan penghubung dari Desa Kandui ke Desa Batu Raya Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalteng terkesan rusak.

Hal itu terlihat saat awak media ini menelusuri jalan beraspal dari Desa Kandui, yang ternyata informasi warga terkait keadaan jalan rusak adalah benar adanya.

"Banyak jalan berlubang menganga. Bahkan, ada jalan longsor hingga hanya menyisakan jalan aspal yang menyempit untuk dilalui kendaraan roda empat. Ukuran kendaraan jenis truk tidak lagi bisa lewat,"ucapnya.

Sepanjang jalan ada beberapa jembatan yang sudah dibangun kokoh. Ada juga yang sudah menahun belum juga selesai. 

Tampak di salah satu jembatan yang terkesan mangkrak hanya terlihat dua orang saja yang sedang bekerja. Selain itu juga beberapa jembatan darurat. 

"Terlihat juga kiri kanan jalan tidak terurus, dan tidak terawat, kiri kanan jalan sangat lebat hingga memasuki badan jalan mengakibatkan jalan menyempit,"Jelasnya 

Sangat berbahaya bagi pengguna jalan, sadar akan potensi bahaya bagi pengguna jalan, ada desa yang dengan swadaya membersihkan kiri kanan jalan. 

"Khususnya anak-anak kami setiap hari melewati jalan itu pak, jalan itu sangat rawan. Kami swadaya membersihkannya" kata salah satu kades kepada media ini.
Namun tanpa diduga, wartawan media ini menemukan tumpukan kayu plat ukuran 20x20 cm di beberapa tempat yang ditumpuk rapi, Rabu, 07-Des-2021.

Ada yang masih berada didalam semak semak yang hanya lebih kurang 3 meter dari bibir jalan. Namun ada yang terungguh persis dipinggir jalan. Bahkan didepan rumah warga juga ada.

"Kami tidak tahu kayu itu milik siapa pak. Kami tadi masih diladang, pas kami pulang kayu itu sudah ada. Saya keberatan pak ada kayu didepan rumah saya tanpa seijin saya," kata salah satu warga yang mana diakuinya orang lain menumpuk kayu plat di depan rumahnya. 

Melihat penumpukan kayu plat dibeberapa lokasi tersebut, kesannya bahwa jual beli kayu olahan jenis plat ukuran 20x20 di Kecamatan Gunung Timang sudah hal yang biasa bila tidak berlebihan disebut bebas.

Ketika media ini bertanya ke salah satu kades, ia mengakui bahwa pemain kayu plat ada di wilayah tersebut.

"Siang juga mereka main pak. Kayu bisa di lansir dari Tongka sana, ditumpuk setelah melewati jembatan yang rusak itu. Truk kan tidak bisa lewat jembatan itu pak. Makanya dilansir memakai mobil pickup kecil. Nanti, malam kayu itu biasanya di muat ke atas truk dan diangkut ke luar Gunung Timang," terang Kades yang tidak mau disebutkan namanya.
Ditanya siapa pemilik dan pembeli kayu plat tersebut, Kades berperawakan sedang itu enggan menyebutnya.

"Tidak enak pak, yang pasti kayu itu siang juga main," kata Kades dengan senyum menjawab.

Wartawan media ini juga bertanya kepada warga yang berdekatan dengan tumpukan kayu tersebut, warga pun menjawab tidak mengetahui, milik siapa, pungkasnya.(tim/ramli/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes