BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Selasa, 01 Maret 2022

Kapolres Bartim Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Telabang 2022


TAMIANG LAYANG- Kapolres Barito Timur, AKBP Afandi Eka Putra memimpin  Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Telabang 2022, di Halaman Mapolres Bartim, Selasa (1/3/2022).

Apel gelar pasukan ini diikuti oleh personel TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dihadiri Wakapolres Bartim Kompol Zulyanto L. Kramajaya, S.I.K., para kabag/kasat dan perwira Polres Bartim, serta para Kapolsek.

Kapolres Barito Timur, AKBP Afandi Eka Putra mengatakan, bahwa hari ini Polres Barito Timur secara serentak di Jajaran Polda Kalteng melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Telabang 2022.

"Ini merupakan operasi lalu lintas dalam rangka menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas khususnya di wilayah Barito Timur," ujar Afandi kepada awak media ini sesuai memimpin apel.

Afandi menjelaskan, untuk Barito Timur sendiri, kecelakaan lalu lintas berdasarkan evaluasi tahun 2021 terjadi penurunan dibandingkan tahun 2020.

"Jadi, tahun 2021 terjadi penurunan jumlah atau frekuensi kecelakaan selama satu tahun, namun secara fatalitas nya kita mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari korban yang meninggal dunia ada kenaikan untuk tahun 2021," terangnya.

Afandi menerangkan, untuk penyebab kecelakaan tersebut bervariasi, tapi sebagian besar adalah human error. 

"Oleh karena itu, kita berusaha untuk menekan angka fatalitas ini dengan cara sosialisasi persuasif, preventif, dan juga reprensif secara terbatas khususnya terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan nyawa pengemudi maupun orang lain," jelasnya.

Afandi menambahkan, Operasi Keselamatan Telabang 2022 ini dilaksanakan selama 2 (dua) minggu mulai tanggal 1 hingga 14 Maret 2022.

Afandi menyebutkan, ada 7 sasaran prioritas pelanggaran yang akan dilakukan penindakan selama operasi keselamatan telabang ini. Yaitu pengendara tidak memakai helm, kendaraan melebihi batas kecepatan maksimal, pengendara dibawah umur, dan pengemudi roda 4 yang tidak memakai sabuk keselamatan.

"Kemudian, pengendara ranmor dalam pengaruh alkohol, pengendara menggunakan handphone saat berkendara, dan terakhir melawan arus lalu lintas," jelasnya.

Afandi menghimbau kepada masyarakat khususnya di Barito Timur agar lebih disiplin berlalu lintas dan juga lebih berhati-hati lagi.

"Terkadang kita sudah berhati-hati, tetap saja kena kecelakaan, karena faktornya bisa saja diluar faktor manusia, bisa saja jalannya maupun dari orang lain," demikian Afandi Eka Putra. (zi/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes