BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Kamis, 09 Juni 2022

Atasi Kemacetan di Kawasan Sungai Andai, PDAM Bandarmasih Pasang Inline Pump

BANJARMASIN- Dalam upaya melakukan peningkatan pelayanan pendistribusian air bersih kepada para pelanggan, khususnya daerah Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, PDAM Bandarmasih terus melakukan pembenahan terhadap jaringan di lapangan.

Direktur Operasional (Dirops) PDAM Bandarmasih, H Supian, ST, mengatakan untuk mengantisipasi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Sungai Andai, pihaknya akan memasang Inline Pump atau mesin pompa di dalam pipa.

Ini merupakan salah satu upaya pihak PDAM Bandarmasih dalam melakukan pembenahan agar tidak terjadi lagi kemacetan pendistribusian air bersih ke kawasan tersebut. Selain itu, juga hal ini dilakukan sebagaimana tindak lanjut saran dari komisi II DPRD Kota Banjarmasin.

"Ini kita coba lakukan untuk meningkatkan tekanan distribusi ke daerah Sungai Andai, khususnya di daerah ujung seperti Komplek Mutiara, Akasia dan lain-lain, yang selama ini mengalami kemacetan air," ujar Dirops, Rabu (8/6).

Untuk pemasangan Inline Pump ini dilakukan di tanah milik Pemko Banjarmasin, yang ada di Jalan Kayu Manis, tepatnya didekat Masjid Ar-Raudah.

"Kita sudah mendapat persetujuan dan juga dukungan dari Pemko Banjarmasin dalam melakukan pemasangan Inline Pump ini," ucap Supian.

Setelah dilakukan pemasangannya nanti, papar Supian, pihaknya akan melakukan uji coba dan evaluasi, apakah hasilnya bisa sesuai dengan yang diharapkan.

Namun apabila hasil atau dampaknya tidak maksimal sesuai dengan yang diharapkan, maka akan kita upayakan dengan solusi lain, sementara menunggu pembuatan Intek yang baru di Banua Anyar nantinya.

"Jadi, ini sebagai bentuk upaya jangka pendeknya yang kita lakukan untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Sembari menunggu pemasangan intek yang baru, yang diperkirakan akan rampung pada bulan Desember 2022 nanti," papar Supian.

Untuk mekanisme penggunaan Inlen Pump, ungkap Dirops, akan dijalankan secara otomatis, menyesuaikan dengan kondisi air yang ada di dalam pipanya.

"Jadi, nanti kita lakukan uji coba simulasi penarikan air, setelah itu kita evaluasi lagi apakah dapat digunakan selama 24 jam penuh atau hanya pada jam tertentu, jadi misalkan hanya dapat beroperasi pada jam tertentu, nanti akan kita lakukan pemberitahuan kepada pelanggan agar bisa bersiap saat Inline Pumpnya beroperasi untuk menaikkan tekanannya," ungkapnya.

"Selain itu juga, penggunaan Inline Pump juga harus disimulasikan sedemikian rupa, agar tidak mengganggu distribusi air kepada pelanggan yang ada di kawasan depan, jadi biar semuanya bisa sama-sama mendapatkan air bersih secara merata," sambungnya.

Dirops berharap, dengan terpasangnya Inline Pump ini, bisa lebih melancarkan distribusi air bersih kepada para pelanggan yang ada di kawasan tersebut.

"Jadi, nantinya pelanggan tidak lagi kesusahan dalam mencari air bersih. Namun yang pastinya nanti akan kita evaluasi lagi, setelah dilakukannya uji coba," kata Dirops.

"Jadi ini merupakan upaya pihak PDAM Bandarmasih dalam menanggapi semua keluhan dari para pelanggan, untuk menjaga pelayanan bisa bekerja sebagaimana mestinya. Dan yang pastinya pihak PDAM Bandarmasih tidak akan tinggal diam dan akan terus berupaya meningkatkan pelayanannya terhadap pelanggan dalam mendistribusikan air bersih," tandasnya. (hms/maya/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes