TAMIANG LAYANG- Pemerintah Desa bersama lembaga desa yang masuk Ring 1 PT Adaro Indonesia di wilayah Kabupaten Barito Timur melaksanakan studi tiru pengembangan potensi desa ke Yogyakarta, Rabu (4/2/2026).
Desa dan kelurahan yang masuk Ring 1 PT Adaro Indonesia di Kabupaten Barito Timur terdiri dari tiga desa dan satu kelurahan, semuanya berada di Kecamatan Benua Lima. Salah satunya adalah Desa Bagok.
Kepala Desa Bagok, Risa Ramayati, mengatakan studi tiru ini merupakan program yang difasilitasi PT Adaro Indonesia bagi desa-desa yang masuk dalam wilayah Ring 1 perusahaan.
"Untuk wilayah Kabupaten Barito Timur, terdapat tiga desa dan satu kelurahan yang masuk Ring 1 PT Adaro Indonesia, seluruhnya berada di Kecamatan Benua Lima,” ujar Risa kepada wartawan melalui sambungan WhatsApp.
Menurut Risa, studi tiru tersebut bertujuan sebagai sarana bertukar pengalaman dan gagasan dalam rangka memperkuat program pembangunan desa, khususnya pengembangan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing desa.
"Melalui kegiatan ini, kami bisa saling berbagi dan belajar untuk memperkuat kegiatan desa ke depan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, PT Adaro Indonesia telah memberikan dukungan dalam berbagai akses dan program, sehingga cita-cita dan harapan desa-desa Ring 1 dapat terwujud secara selaras dengan program pemerintah daerah.
"Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan dan kemandirian desa,” pungkas Risa. (zi/jp)














