BREAKING NEWS

Senin, 02 Maret 2026

Bupati Barito Timur Resmikan Gerai KDMP di Tamiang Layang, Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, meninjau sekaligus meresmikan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang telah rampung 100 persen di Tamiang Layang, Senin (2/3/2026).

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati juga membuka pasar murah serta program dukungan bagi pelaku UMKM Kabupaten Barito Timur.

Kegiatan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), antara lain Dandim 1012/Buntok, Wakapolres, Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur, Ketua Pengadilan Negeri, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah, camat, hingga danramil se-Kabupaten Barito Timur.

Dalam sambutannya Bupati M. Yamin, menegaskan pembangunan Gerai KDMP merupakan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis koperasi dan semangat gotong royong.

"Gerai KDMP ini bukan sekadar tempat transaksi, tetapi menjadi pusat penguatan dan kemandirian ekonomi warga,” ujarnya.

Ia menyebut, bahwa saat ini terdapat 23 gerai KDMP di Kabupaten Barito Timur. Satu gerai di Tamiang Layang telah selesai 100 persen, sementara 22 gerai lainnya masih dalam tahap pembangunan di sejumlah desa dan kelurahan.

Menurutnya, koperasi merupakan wadah dari, oleh, dan untuk anggota. Melalui koperasi, masyarakat dapat memperoleh akses permodalan, distribusi bahan pokok dengan harga terjangkau, serta peluang usaha yang lebih luas.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk aktif bergabung dan berpartisipasi dalam koperasi agar keberadaannya semakin kuat dan berdampak langsung terhadap perekonomian daerah.

Selain peresmian gerai, Pemkab Barito Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM bersama Dinas Pertanian serta BULOG menggelar pasar murah guna menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok.

Komoditas yang disediakan antara lain beras SPHP 5 kilogram sebanyak 100 pak, beras premium Ponokawan 5 kilogram sebanyak 100 pak, Minyak Kita 40 dus, telur 70 pak, gula pasir 1 ton, bawang merah 175 kilogram, dan bawang putih 100 kilogram.

"Pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah agar kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan terjangkau,” kata M. Yamin.

Sebanyak 15 pelaku UMKM turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Melalui Gerai KDMP, pemerintah daerah membuka ruang pemasaran berkelanjutan bagi produk lokal agar lebih kompetitif dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. (zi/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes