TANJUNG- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tabalong menggelar lomba bercerita berbahasa Indonesia pada Rabu, 8 April 2026, di Aula Dispersip Tabalong. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat baca sekaligus mengenalkan cerita rakyat lokal kepada pelajar.
Sebanyak 13 siswa sekolah dasar dari berbagai wilayah di Kabupaten Tabalong ambil bagian dalam lomba tersebut. Penilaian dilakukan oleh dewan juri profesional, termasuk seorang penulis buku cerita.
Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca Dispersip Tabalong, Yumilda Triningsih, mengatakan lomba bercerita menjadi sarana untuk meningkatkan literasi sekaligus memperkenalkan budaya daerah sejak dini.
"Melalui lomba ini, kami ingin menumbuhkan minat baca siswa dari cerita yang mereka bawakan, sekaligus mengenalkan budaya dan cerita rakyat Tabalong. Kegiatan ini juga mendorong semangat berkompetisi serta menambah wawasan pelajar,” ujarnya.
Ia menambahkan, lomba bercerita merupakan agenda rutin tahunan yang akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan minat baca dan kecintaan terhadap cerita rakyat di kalangan pelajar. (fah/jp).





