BREAKING NEWS

Sabtu, 11 April 2026

Karyawan PT BBP Tuntut Gaji Belum Dibayar, Aksi di Upau Berlangsung Tertib

TANJUNG- Sekitar 150 karyawan PT BBP menggelar aksi penyampaian aspirasi terkait gaji yang belum dibayarkan di kantor perusahaan, Desa Kaong, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, Sabtu (11/4/2026). Aksi berlangsung aman dan tertib di bawah pengamanan aparat kepolisian.

Aksi dimulai sekitar pukul 10.00 WITA dan mendapat pengamanan dari personel Polsek Upau, Polres Tabalong, yang dipimpin Kapolsek Upau, Ipda Mateus Torance, S.E. Turut hadir Kanit Provost Aiptu Eko Saputro, Ps Kanit IK Bripka M. Mahyuni, serta Bripda Andriko P.

Dalam aksi tersebut, para karyawan menuntut kejelasan pembayaran gaji yang belum diterima. Informasi yang dihimpun menyebutkan, tertundanya pembayaran gaji diduga akibat terhambatnya operasional perusahaan setelah adanya penindakan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Petugas kepolisian tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga memfasilitasi mediasi antara karyawan dan pihak perusahaan. Namun, hingga siang hari, pihak manajemen atau pengambil keputusan tidak berada di lokasi.

Sekitar pukul 12.00 WITA, massa aksi akhirnya membubarkan diri secara tertib setelah menerima penjelasan dari pihak terkait. Aksi resmi berakhir pada pukul 13.00 WITA dalam kondisi aman dan kondusif.

Pihak perusahaan dijadwalkan akan menggelar pertemuan lanjutan dengan karyawan pada Selasa (14/4/2026) di kantor PT BBP untuk membahas tuntutan tersebut.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H., menyatakan pihak kepolisian berkomitmen mengawal setiap penyampaian aspirasi masyarakat.

"Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Kami juga mengimbau semua pihak menahan diri serta mengutamakan dialog dalam menyelesaikan permasalahan,” ujarnya. (fah/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes