BREAKING NEWS

Senin, 06 April 2026

Sosialisasi Perda di HSS, Wakil Ketua DPRD Kalsel Tekankan Budaya Banua untuk Perkuat Pertanian Berkelanjutan

HSS- Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Desy Oktavia Sari, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di Desa Tenaga Langsat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Senin (6/4/2026). Kegiatan ini membahas Peraturan Daerah tentang Budaya Banua dan Kearifan Lokal serta relevansinya terhadap sektor pertanian masyarakat desa.

Dalam sosialisasi tersebut, Desy menegaskan bahwa Budaya Banua tidak hanya tercermin dalam adat istiadat dan kesenian, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, termasuk praktik pertanian.

"Nilai gotong royong, kebersamaan, serta penghormatan terhadap alam telah lama menjadi bagian dari cara bertani masyarakat. Ini terlihat mulai dari pengolahan lahan, penentuan waktu tanam, hingga menjaga keseimbangan lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam pertanian tidak hanya berfungsi melestarikan budaya, tetapi juga mendorong terciptanya sistem pertanian berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Desy juga menyoroti tantangan yang dihadapi kelompok tani saat ini, seperti menurunnya partisipasi anggota, berkurangnya minat generasi muda, serta kecenderungan pola kerja yang semakin individual. Kondisi tersebut dinilai dapat melemahkan semangat gotong royong yang selama ini menjadi fondasi pertanian tradisional.

Untuk itu, ia mendorong agar nilai Budaya Banua kembali diperkuat sebagai perekat sosial antarpetani sekaligus menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.

"Kita perlu mempererat kebersamaan agar pertanian kembali diminati anak muda dan tetap berkelanjutan,” katanya.

Sebelumnya, pada Minggu (5/4/2026), Desy juga melaksanakan sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama guru PAUD dan TK di Aula Rumah Pintar Kabupaten HSS.

Dalam kegiatan tersebut, ia mengapresiasi peran guru dalam pendidikan anak usia dini serta mendorong pengenalan isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan terhadap anak sebagai langkah pencegahan sejak dini. (sar/ali/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes