BREAKING NEWS

Selasa, 19 Mei 2026

Dorong Tenaga Kerja Profesional, Pemkab Batola Gelar Sertifikasi Konstruksi Jenjang 3–6

MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar kegiatan sertifikasi kompetensi kerja subklasifikasi jalan, jembatan, gedung, irigasi, serta keselamatan konstruksi jenjang 3 hingga 6. Kegiatan dilaksanakan di Aula DPUPR Barito Kuala, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), H Zulkipli Yadi Noor, dan dihadiri Kepala DPUPR Barito Kuala beserta jajaran, narasumber dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin Riyan Pramadhana, serta para peserta dari penyedia jasa konstruksi di Kabupaten Barito Kuala.

Dalam sambutannya Sekda H Zulkipli, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di sektor konstruksi.

"Ini merupakan wujud nyata komitmen kita bersama dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing pekerja, khususnya tenaga kerja lokal. Seiring meningkatnya investasi sektor konstruksi, kebutuhan tenaga kerja yang kompeten dan andal juga semakin besar agar proyek daerah dapat dikerjakan oleh tenaga profesional,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa pengembangan infrastruktur dan sumber daya manusia merupakan fondasi penting dalam mewujudkan visi Indonesia 2045. Kondisi geografis serta keterbatasan tenaga kerja terampil masih menjadi tantangan dalam pembangunan, sehingga keberadaan tenaga kerja konstruksi yang kompeten, bersertifikat, dan memiliki etos kerja profesional menjadi sangat penting.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat pengembangan SDM konstruksi melalui program pembinaan, pelatihan, sertifikasi, dan peningkatan kapasitas.

"Kepada para peserta, saya berpesan agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan demi mendukung pembangunan daerah yang lebih optimal,” pesan Sekda.

Sebelumnya, Kepala Bidang Tata Ruang dan Bina Konstruksi DPUPR Barito Kuala, Nidya Oktanazizah, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari sebagai upaya peningkatan kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja konstruksi. Sertifikasi ini ditujukan agar tenaga kerja memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) yang diakui secara nasional, sekaligus mendukung target sertifikasi tenaga kerja konstruksi tahun 2026 sesuai hasil rapor Pembinaan Jasa Konstruksi Nasional.

DPUPR Barito Kuala bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin menghadirkan 28 peserta dengan total 44 sertifikat kompetensi kerja yang diterbitkan. (dsk/ali/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes