BANJARMASIN- DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Rapat H Mansyah Addrian, Selasa (26/5/2026).
Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalsel, H Kartoyo, S.M., dengan agenda pengambilan keputusan terhadap pembentukan pansus sebagai tindak lanjut atas persoalan distribusi BBM bersubsidi di Kalimantan Selatan.
Dalam rapat itu, laporan Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kalsel dibacakan oleh Wakil Ketua DPRD Kalsel, Desy Oktavia Sari. Dalam laporannya disampaikan bahwa usulan pembentukan pansus merupakan tindak lanjut hasil Rapat Dengar Pendapat Umum terkait berbagai persoalan distribusi BBM bersubsidi yang menjadi perhatian masyarakat.
Pembentukan pansus dilatarbelakangi meningkatnya keluhan masyarakat terhadap dugaan praktik penyimpangan distribusi BBM subsidi, seperti pelangsiran, penyalahgunaan barcode, penimbunan BBM subsidi, hingga penggunaan kendaraan modifikasi untuk memperoleh BBM secara tidak tepat sasaran.
Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap masyarakat, khususnya sopir angkutan dan pelaku usaha transportasi yang mengalami kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi guna menunjang operasional sehari-hari. Persoalan itu juga dikhawatirkan memengaruhi kelancaran distribusi barang dan jasa di daerah.
DPRD Kalsel menegaskan pembentukan pansus dilakukan sebagai bentuk komitmen lembaga legislatif dalam memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan tepat sasaran serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
Melalui pansus tersebut, DPRD Kalsel mendorong pengawasan distribusi BBM subsidi dilakukan lebih optimal melalui koordinasi bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, PT Pertamina (Persero), dan instansi terkait lainnya agar penyaluran BBM subsidi berlangsung tertib, transparan, dan sesuai ketentuan.
Usai rapat paripurna, kegiatan dilanjutkan dengan rapat internal Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi untuk melakukan pembahasan awal sekaligus memilih pimpinan pansus. (sar/ali/jp).






