TANJUNG- Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo bersama Wakapolres Tabalong Kompol H Hasanuddin dan Kasat Reskrim Polres Tabalong AKP Danang Eko Prasetyo melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU Kasiau, Desa Kasiau, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kamis (21/5/2026) siang.
Sidak dilakukan menyusul panjangnya antrean truk di area SPBU hingga meluber ke badan jalan. Sejumlah kendaraan bahkan terlihat ditinggal sopirnya sejak malam hari untuk mengantre pengisian BBM solar subsidi.
Saat sidak berlangsung, operasional SPBU tetap berjalan, namun stok solar subsidi dinyatakan kosong. Berdasarkan keterangan pihak SPBU, pasokan BBM dari Banjarmasin dijadwalkan tiba pada Jumat (22/5/2026).
Kapolres bersama jajaran kemudian memeriksa tangki penyimpanan BBM di SPBU tersebut. Dari hasil pemeriksaan ditemukan sekitar 1.200 liter solar masih tersimpan di dalam tangki.
Pengawas SPBU menjelaskan, solar tersebut merupakan jatah operasional milik Pemerintah Kabupaten Tabalong yang diperuntukkan bagi truk pengangkut sampah.
Di lokasi, Kapolres juga mendapati truk sampah milik Pemkab Tabalong melakukan pengisian BBM di tengah antrean panjang kendaraan lain. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memicu kecemburuan di kalangan sopir truk yang telah mengantre sejak malam.
"Kondisi seperti ini harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan kecemburuan maupun gangguan kamtibmas,” ujar AKBP Wahyu Ismoyo.
Kapolres meminta pihak SPBU menjalankan distribusi solar subsidi secara adil dan sesuai aturan yang berlaku. Ia juga mengingatkan agar pengisian BBM tidak dicampur dengan Dexlite tanpa persetujuan sopir kendaraan.
Selain itu, Kapolres mengimbau masyarakat dan para sopir angkutan tetap menjaga ketertiban selama mengantre BBM.
"Kami mengajak seluruh sopir dan masyarakat untuk tetap sabar, tertib, dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan. Mari bersama-sama menjaga situasi Kabupaten Tabalong agar tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya. (fah/jp).






