BREAKING NEWS

Minggu, 31 Mei 2026

Liburan Berujung Duka, Balita 3 Tahun Tewas Tenggelam di Wahana Air Mabuun

TANJUNG- Seorang balita laki-laki berusia 3 tahun meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah wahana permainan air di Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Jum'at (29/5/2026) sore.

Korban diketahui merupakan warga Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak. Saat kejadian, korban datang ke lokasi wisata bersama ibu dan kakaknya untuk berlibur.

Berdasarkan keterangan keluarga, setibanya di lokasi, korban langsung bermain dan berenang bersama kakaknya di kolam. Sementara itu, sang ibu berada di sekitar kolam untuk menata perlengkapan dan pakaian.

Beberapa saat kemudian, ibu korban kembali mengawasi anak-anaknya. Namun, korban sudah tidak terlihat di area kolam. Pencarian pun dilakukan setelah ibu korban menanyakan keberadaan anaknya kepada sang kakak.

Korban akhirnya ditemukan oleh pengunjung lain dalam kondisi tenggelam di kolam renang. Korban kemudian segera dievakuasi dan dilarikan ke RSUD H. Badaruddin Kasim Maburai untuk mendapatkan pertolongan medis.

Meski telah mendapatkan penanganan dari tenaga kesehatan, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Unit Inafis Satreskrim Polres Tabalong bersama personel Polsek Murung Pudak mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak.

Dari hasil olah TKP, diketahui kolam tempat korban ditemukan memiliki kedalaman bervariasi, yakni 57,5 sentimeter pada bagian depan, 78 sentimeter di bagian tengah, dan 98 sentimeter di bagian ujung kolam. Sementara tinggi dinding kolam masing-masing mencapai 65 sentimeter, 86 sentimeter, dan 106 sentimeter.

Polisi juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban. Orang tua korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan menuntut pihak pengelola wahana permainan air. Pernyataan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani keluarga.

Pihak pengelola wahana turut menyampaikan belasungkawa serta memberikan santunan kepada keluarga korban.

Kepolisian mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di lokasi wisata air maupun kolam renang, guna mencegah terulangnya kejadian serupa. (fah/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes