MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menggelar Upacara Peringatan ke-77 Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan di halaman Kantor Bupati Barito Kuala, Senin (18/5/2026) pagi.
Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Pejuang-Pejuang yang Ikhlas Tidak Menuntut Jasa”. Sekretaris Daerah Barito Kuala, H Zulkipli Yadi Noor, bertindak sebagai inspektur upacara.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, Danyonif TP 925 Ksatria Wangkang, Danyon A Sat Brimob Polda Kalsel, para kepala SOPD, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Barito Kuala.
Dalam upacara itu, dibacakan naskah Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan beserta riwayat singkat perjuangannya sebagai upaya mengingatkan kembali nilai-nilai sejarah kepada peserta upacara.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin yang dibacakan Sekda Batola, H Zulkipli, ditegaskan bahwa peringatan ini menjadi momentum untuk meneladani kesetiaan dan pengorbanan para pejuang dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Para pejuang dengan ikhlas mempertaruhkan jiwa, raga, dan harta tanpa menuntut jasa. Semangat ini harus terus hidup dalam diri kita,” ujarnya.
Ia juga menekankan, bahwa Proklamasi 17 Mei 1949 merupakan tonggak sejarah penting bagi Kalimantan Selatan, yang menunjukkan eksistensi perjuangan ALRI Divisi IV dalam mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia di tengah agresi Belanda.
Nilai perjuangan yang diwariskan Brigjen H. Hasan Basry dan para pejuang lainnya, lanjutnya, harus terus dijaga agar tetap menjadi bagian dari jati diri bangsa. (dsk/ali/jp).






