HSS- Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Desy Oktavia Sari melakukan monitoring terhadap pengembangan petani milenial di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan ini menyoroti perkembangan sumber daya manusia pertanian muda serta berbagai program penguatan yang telah berjalan di daerah tersebut.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten HSS, Hj Lutfiana, menyampaikan bahwa jumlah petani milenial di wilayahnya saat ini mencapai sekitar 3.500 orang yang tersebar di berbagai kecamatan. Mereka tergabung dalam komunitas maupun kelompok tani yang aktif mengembangkan sektor pertanian lokal.
Dalam pemantauan tersebut, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan petani milenial melalui berbagai program peningkatan kapasitas.
Pada periode 2024–2025, sejumlah petani milenial HSS telah mengikuti program magang ke Jepang, Taiwan, dan China melalui dukungan FAD melalui IPAD, dengan tujuan memperkuat pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian modern.
Selain program magang, Dinas Pertanian HSS juga secara rutin memberikan pelatihan yang mencakup pertanian modern, manajemen kelompok tani, penguatan kelembagaan, hingga kewirausahaan di sektor pertanian.
Meski berbagai program telah berjalan, para petani milenial masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait akses permodalan, peningkatan keterampilan teknis, akses informasi, serta ketersediaan sarana dan prasarana pertanian.
Di sisi lain, petani milenial di HSS juga mulai mengembangkan produksi pupuk kompos sebagai bagian dari praktik pertanian ramah lingkungan, yang turut didukung melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di wilayah setempat. (sar/ali/jp).
















