MARABAHAN- Belasan warga Desa Belandean, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, bergotong royong memasak bubur Asyura dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tradisional ini berlangsung di Halaman Masjid Darul Iman RT. 07 dan Musala Raudhatul Jannah RT. 10 itu menjadi agenda rutin tahunan masyarakat setempat.
Sejak pagi, warga dari berbagai RT mulai berdatangan dengan membawa bahan makanan seperti beras, sayuran, dan bumbu yang telah dibagi sebelumnya. Seluruh bahan kemudian dimasak bersama dalam kuali besar secara bergiliran, mencerminkan kekompakan dan kebersamaan antarwarga.
Kepala Desa Belandean, Elly Rahmah, mengatakan bahwa tradisi bubur Asyura tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Menurutnya, momentum 10 Muharram selalu dimanfaatkan masyarakat untuk memperkuat nilai gotong royong yang telah menjadi budaya desa.
"Tradisi ini terus kami jaga karena mengandung nilai kebersamaan, kepedulian, dan saling berbagi. Ini juga menjadi identitas sosial masyarakat Belandean,” ujar Elly Rahmah di sela kegiatan.
Ia menambahkan, pemerintah desa akan terus mendukung kegiatan serupa agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman. Selain memperkuat hubungan sosial, kegiatan ini juga dinilai mampu menumbuhkan kepedulian antarsesama warga.
Hingga kegiatan selesai, suasana kebersamaan tampak terjaga. Bubur Asyura yang telah matang kemudian dibagikan kepada seluruh warga untuk dinikmati bersama sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur. (lim/jp).











