TAMIANG LAYANG- Camat Paju Epat, Fredi Tangkasiang, berharap perbaikan ruas jalan yang masih rusak di wilayah Kecamatan Paju Epat menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim). Pasalnya, sejumlah titik jalan hingga kini masih mengalami kerusakan cukup parah dan membutuhkan penanganan permanen.
Harapan tersebut disampaikan Fredi usai menghadiri peresmian Kantor Polsubsektor Paju Epat di Desa Telang, Kecamatan Paju Epat, Sabtu (6/6/2026).
Menurut Fredi, kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Paju Epat saat ini bervariasi. Sebagian ruas jalan telah dalam kondisi baik berkat pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah. Namun, masih terdapat sejumlah titik yang rusak dan memerlukan perhatian lebih lanjut.
"Sebagian jalan di Kecamatan Paju Epat memang sudah dalam kondisi baik karena telah dibangun oleh pemerintah daerah. Namun, masih ada beberapa titik yang kerusakannya cukup parah dan perlu segera mendapat perhatian,” ujarnya.
Ia menegaskan, perbaikan jalan menjadi kebutuhan mendesak karena berpengaruh langsung terhadap mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
"Kami berharap ruas jalan yang masih rusak dapat menjadi perhatian pemerintah daerah sehingga penanganannya bisa dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat,” katanya.
Fredi menjelaskan, selama ini pemerintah kecamatan bersama masyarakat dan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Paju Epat telah melakukan berbagai upaya penanganan sementara, salah satunya melalui kegiatan penimbunan jalan.
Dalam pelaksanaannya, perusahaan membantu penyediaan material berupa batu dan tanah timbunan, sedangkan masyarakat bergotong royong melakukan pemerataan material serta pengerjaan di lapangan.
"Kami bersama perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah ini terus berupaya melakukan perbaikan sementara. Perusahaan membantu menyediakan material, sedangkan masyarakat turut bergotong royong dalam proses pengerjaannya,” jelasnya.
Meski demikian, upaya tersebut dinilai belum mampu menjadi solusi jangka panjang. Tingginya intensitas lalu lintas kendaraan, khususnya angkutan barang, serta curah hujan yang tinggi menyebabkan kondisi jalan kembali mengalami kerusakan.
"Setiap tahun selalu ada upaya penimbunan. Namun karena lalu lintas cukup padat, ditambah faktor cuaca dan banyaknya kendaraan angkutan yang melintas, daya tahan jalan menjadi berkurang sehingga kerusakan kembali terjadi,” ungkapnya.
Karena itu, Fredi berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah strategis dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan di Kecamatan Paju Epat.
"Kami berharap ada dukungan yang lebih besar dari pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan agar perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di wilayah Paju Epat dapat segera terealisasi demi kepentingan masyarakat,” tegasnya. (zi/jp).













