BANJARMASIN- DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan mendorong peningkatan partisipasi generasi muda dalam pembangunan daerah melalui media digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui Technical Meeting Lomba Konten Kreator bertajuk "Suara Muda untuk Parlemen: Aspirasi Kreatif Membangun Daerah”, yang digelar di Ruang Rapat Lantai III Gedung B Sekretariat DPRD Kalsel, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan secara resmi dibuka Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, HM. Alpiya Rakhman, dan diikuti peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya HM. Alpiya Rakhman, menegaskan media digital kini menjadi sarana strategis bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan aspirasi secara kreatif serta konstruktif.
Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam ruang digital perlu diarahkan pada penyebaran informasi yang positif dan mendukung pembangunan daerah.
"Lomba ini bukan hanya ajang kreativitas, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan melalui konten yang edukatif, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dispora Provinsi Kalimantan Selatan, Febriadin Hafiz, yang juga bertindak sebagai Ketua Pelaksana kegiatan, mengatakan lomba tersebut menjadi salah satu upaya mendorong lahirnya kreator-kreator muda yang mampu memanfaatkan media digital secara produktif.
Ia berharap para peserta tidak hanya berlomba menghasilkan konten yang menarik, tetapi juga mampu mengangkat isu-isu pembangunan daerah dan kepentingan masyarakat secara kreatif.
Pada kesempatan yang sama, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, hadir sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia mengajak peserta memanfaatkan media sosial secara bijak untuk menghasilkan konten yang informatif, inspiratif, dan mampu menjembatani komunikasi antara masyarakat dan lembaga legislatif.
"Media sosial memiliki kekuatan besar dalam membangun opini publik. Karena itu, generasi muda perlu menghadirkan konten yang tidak hanya menarik, tetapi juga memberikan nilai edukasi dan mampu menyuarakan kepentingan masyarakat,” katanya.
Selain mendapatkan pembekalan materi, peserta juga menerima penjelasan teknis terkait mekanisme perlombaan, ketentuan pembuatan konten, kriteria penilaian, hingga jadwal pelaksanaan lomba. Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif menyampaikan pertanyaan dan masukan.
Melalui kegiatan ini, DPRD dan Dispora Kalimantan Selatan berharap lahir karya-karya kreatif yang mampu mengedukasi masyarakat, meningkatkan partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah, serta memperkuat kedekatan lembaga legislatif dengan masyarakat melalui pemanfaatan platform digital. (sar/ali/jp).










