PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korpri VII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dan Sinode Umum XXV Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) yang akan digelar dalam waktu dekat.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Murung Raya, Heriyus, melalui Asisten I Setda Murung Raya, Rahmat K. Tambunan, saat memimpin apel gabungan rutin di halaman Kantor Bupati Murung Raya, Senin (15/6/2026).
Dalam arahannya, Rahmat menyampaikan pesan Bupati terkait pentingnya kesiapan sarana pendukung, termasuk fasilitas penginapan bagi para peserta dan tamu yang akan menghadiri MTQ Korpri VII maupun Sinode Umum XXV GKE yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang.
Menurutnya, kesiapan penyelenggaraan kedua agenda berskala besar tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat Murung Raya akan menjadi tuan rumah sekaligus wajah daerah di hadapan para tamu dari berbagai wilayah.
Selain memastikan kesiapan fasilitas pendukung, Bupati juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kegiatan kerja bakti dan mempercepat penataan kawasan perkotaan guna menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman.
"Seluruh organisasi perangkat daerah diminta meningkatkan kebersihan lingkungan kantor, melakukan penataan kawasan kota, pemangkasan pohon, serta pengangkutan sampah di sejumlah titik strategis di Puruk Cahu,” ujar Rahmat.
Adapun lokasi yang menjadi fokus penataan antara lain kawasan Simpang Pemda, Bundaran Batu Bara, Bundaran Emas, Alun-Alun Jorih Jerah, Kompleks Masjid Agung, area depan Rumah Jabatan Wakil Bupati, Kristian Center, hingga kawasan Bukit Jantur.
Rahmat menambahkan, upaya pembenahan tersebut juga merupakan bagian dari persiapan menyambut Hari Jadi Kabupaten Murung Raya, sehingga wajah ibu kota kabupaten dapat tampil lebih tertata dan representatif.
Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah agar menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan secara cermat dan selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), sehingga program pembangunan yang direncanakan memiliki arah dan dasar perencanaan yang jelas.
Menutup arahannya, Rahmat mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah, serta bijak dalam menggunakan media sosial.
"Keberhasilan penyelenggaraan berbagai agenda daerah tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kualitas pelayanan dan sinergi seluruh aparatur pemerintah,” tegasnya. (dsk/maya/jp).
















