BREAKING NEWS

Rabu, 17 Juni 2026

Optimalkan Aset Daerah, UPT Pengembangan Ternak Bangi Wao Sumbang PAD dari Penjualan Sapi

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus mengoptimalkan pemanfaatan UPT Pengembangan Ternak Bangi Wao sebagai pusat pengembangan peternakan sapi dan ayam pedaging berbasis kemitraan. Upaya ini tidak hanya difokuskan pada penguatan sektor peternakan, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Barito Timur, Abianhin, mengatakan UPT tersebut kini berfungsi tidak sekadar sebagai lokasi pembibitan, tetapi juga sebagai unit produktif yang menghasilkan ternak siap jual.

Menurut dia, pengelolaan UPT terus diarahkan agar lebih optimal sehingga mampu memberikan kontribusi langsung terhadap pendapatan daerah.

"UPT ini kita dorong menjadi unit yang produktif, bukan hanya tempat pembibitan, tetapi juga menghasilkan ternak yang bisa dipasarkan,” ujar Abianhin kepada wartawan ini melalui sambungan telepon via whatsapp, Rabu (17/6/2026) sore. 

Abianhin menjelaskan, sepanjang 2025 pihaknya telah menjual enam ekor sapi bibit dari UPT Pengembangan Ternak Bangi Wao sebagai bagian dari strategi optimalisasi aset daerah.

Memasuki 2026, hingga pertengahan tahun ini, sudah dua ekor sapi kembali terjual dari total rencana enam ekor yang akan dilepas ke pasar secara bertahap. Dengan demikian, total penjualan sejak 2025 mencapai delapan ekor sapi.

Ia menyebutkan, proses penjualan dilakukan secara selektif dan bertahap menyesuaikan kondisi serta permintaan pasar ternak di wilayah setempat.

"Semua hasil penjualan masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Abianhin.

Ia menegaskan, seluruh transaksi penjualan dilakukan secara terbuka dan sesuai harga pasar yang berlaku. Masyarakat yang berminat membeli sapi dari UPT tersebut dapat langsung datang ke lokasi.

"Harganya sesuai pasar, dan mekanismenya terbuka,” tambahnya. (zi/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes