TAMIANG LAYANG- Personel Polisi Wanita (Polwan) Presisi Polres Barito Timur menggelar patroli pengamanan sekaligus kegiatan sosial dalam program Jumat Berkah di Masjid Nurul Islam, Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, Jum'at (5/6/2026).
Sebanyak delapan personel Polwan diterjunkan untuk melaksanakan patroli dan pengamanan selama pelaksanaan Salat Jumat. Kegiatan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang beribadah serta memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polwan melakukan pemantauan dan pengecekan situasi di sekitar masjid, termasuk area parkir kendaraan jamaah, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan tindak kriminalitas. Selain itu, masyarakat juga diberikan imbauan kamtibmas agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Polwan Presisi Polres Bartim turut mensosialisasikan layanan darurat Call Center 110 sebagai sarana pelaporan cepat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau menghadapi gangguan keamanan.
Usai pelaksanaan Salat Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian makanan kepada jamaah melalui program Jumat Berkah Polres Barito Timur. Aksi sosial tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang mengapresiasi kepedulian Polri terhadap kebutuhan warga.
Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., melalui Senior Polwan Polres Bartim KOMPOL Volvy Apriana, S.Pd., M.A., mengatakan kegiatan patroli dan Jumat Berkah merupakan bentuk pelayanan Polri yang mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.
"Kegiatan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan Salat Jumat, sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat melalui program Jumat Berkah. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian," ujar Volvy.
Kehadiran Polwan Presisi di tengah masyarakat mendapat apresiasi dari warga yang merasa terbantu dan terlindungi selama menjalankan ibadah. (zi/jp).














