TANJUNG- Kebakaran melanda tiga rumah warga di Desa Sungai Buluh RT. 05, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Senin (22/6/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga, Rahmatullah (44), yang melihat kobaran api dari dapur belakang rumah milik Hipni Riadi. Ia kemudian segera memberi tahu warga sekitar dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Namun, api dengan cepat merambat ke rumah di sekitarnya karena jarak bangunan yang berdekatan. Dua rumah yang turut terdampak masing-masing milik Ariyanto (35) dan Nurul Epatil Hasanah (42).
Akibat kejadian tersebut, rumah Hipni Riadi hangus terbakar 100 persen. Sementara itu, rumah Ariyanto mengalami kerusakan sekitar 75 persen dan rumah Nurul Epatil Hasanah sekitar 35 persen.
Petugas pemadam kebakaran dari Kecamatan Kelua bersama relawan dan warga berjibaku memadamkan api. Kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 11.15 WITA.
Personel Polres Tabalong dan Polsek Kelua yang dipimpin Kapolsek IPTU Djanan Kurniawa langsung melakukan pengamanan di lokasi serta melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, menyampaikan bahwa total kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp325 juta. Rinciannya, rumah Hipni Riadi sebesar Rp150 juta, Ariyanto Rp100 juta, dan Nurul Epatil Hasanah Rp75 juta.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Polres Tabalong mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dan peralatan rumah tangga dalam kondisi aman. (fah/jp).










