TAMIANG LAYANG- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur menyalurkan bantuan benih kedelai dan alat mesin pertanian (alsintan) kepada dua Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Siong, Kecamatan Paju Epat, sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.
Bantuan yang disalurkan berupa benih kedelai varietas Grobogan dan Anjasmoro serta satu unit alsintan jenis cultivator. Penyerahan bantuan dilakukan di Desa Siong pada hari yang sama.
Dua kelompok penerima bantuan, yakni KWT Sri Rejeki dan KWT Sekar Tani Maju, masing-masing menerima 75 kilogram benih kedelai dari kedua varietas tersebut. Selain itu, kelompok tani juga memperoleh bantuan cultivator untuk mempermudah proses pengolahan lahan sehingga kegiatan budidaya dapat berlangsung lebih efektif dan efisien.
Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur, Misnohartaku, melalui Eka Hartami berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal guna meningkatkan produktivitas pertanian.
"Semoga bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung program ketahanan pangan nasional," ujarnya, Selasa (21/7/2026).
Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) pendamping Desa Siong, Lukmanul Chakim, menegaskan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan program ketahanan pangan mulai dari tahap persiapan lahan hingga pascapanen.
"Kami siap mendampingi dan mengawal pelaksanaan program ketahanan pangan nasional di Desa Siong. Kelompok tani dapat berkoordinasi dengan kami di BPP Paju Epat kapan saja diperlukan, agar seluruh tahapan budidaya, mulai dari pengolahan tanah hingga pascapanen, dapat berjalan dengan baik," katanya.
Melalui penyaluran bantuan benih dan alsintan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Timur berharap produktivitas kedelai di Kecamatan Paju Epat terus meningkat. Peningkatan produksi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan petani di Kabupaten Barito Timur. (zi/jp).













