BANJARMASIN- Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Habib Hamid Bahasyim, menghadiri rapat koordinasi bersama Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan untuk membahas persiapan penyusunan anggaran Tahun Anggaran 2027. Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat Komisi I Lantai 4 DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Jum'at (10/7/2026).
Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi penganggaran dan pengawasan DPRD sebagaimana diatur dalam Tata Tertib DPRD yang berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota.
Dalam pembahasan, Komisi I DPRD Kalsel melakukan evaluasi terhadap realisasi anggaran Tahun Anggaran 2026 sebagai bahan penyusunan program dan kegiatan pada Tahun Anggaran 2027. Evaluasi tersebut diarahkan untuk memastikan perencanaan anggaran berjalan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Salah satu perhatian utama dalam rapat adalah masih adanya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) pada Tahun Anggaran 2026. Komisi I meminta agar perangkat daerah meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program sehingga penyerapan anggaran pada 2027 dapat lebih optimal serta potensi terjadinya SiLPA dalam jumlah besar dapat diminimalkan.
Selain membahas aspek anggaran, Habib Hamid Bahasyim juga menyoroti keberadaan asrama mahasiswa milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang tersebar di sejumlah daerah. Ia meminta Biro Umum melakukan pendataan dan menyampaikan kondisi terkini seluruh asrama, mulai dari kelayakan bangunan, fasilitas pendukung, hingga kebutuhan pemeliharaan dan rehabilitasi.
Menurut Habib Hamid, asrama mahasiswa merupakan salah satu bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah bagi mahasiswa asal Kalimantan Selatan yang menempuh pendidikan di luar daerah. Karena itu, fasilitas tersebut harus dipastikan tetap dalam kondisi baik, aman, nyaman, dan layak digunakan.
“Keberadaan asrama mahasiswa harus menjadi perhatian bersama karena menjadi fasilitas pendukung bagi anak-anak daerah yang sedang menuntut ilmu di luar Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Melalui rapat koordinasi ini, Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan berharap penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang lebih berkualitas, meningkatkan efektivitas penyerapan anggaran, mengurangi potensi SiLPA, serta memastikan pemeliharaan aset daerah berjalan sesuai kebutuhan, termasuk fasilitas asrama mahasiswa. (sar/ali/jp).











