BREAKING NEWS

Selasa, 14 Juli 2026

Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Barito Timur Dorong Haringen Menjadi Kawasan Budidaya Ikan Air Tawar

TAMIANG LAYANG- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan bantuan benih ikan patin kepada Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Maju Sesameh di Desa Haringen, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Selasa (14/7/2026). Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas budidaya perikanan air tawar di daerah.

Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Barito Timur, Pardiono, S.Pi., mengatakan bantuan benih diberikan untuk mendorong semangat kelompok pembudidaya dalam mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan produksi ikan konsumsi yang permintaannya terus meningkat.

"Penyaluran benih ini bertujuan memotivasi kelompok pembudidaya agar semakin berkembang. Di sisi lain, program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan komoditas ikan air tawar," ujarnya, Selasa (14/7/2026). 

Menurut Pardiono, Desa Haringen memiliki potensi besar untuk pengembangan budidaya ikan air tawar. Keberadaan anak sungai dan kawasan rawa dinilai sangat mendukung pengembangan kolam tanah sebagai media budidaya.

Ia menambahkan, selain ikan patin, kawasan tersebut juga berpotensi dikembangkan untuk budidaya ikan gabus, nila, gurame, dan lele. Pendampingan kepada kelompok pembudidaya akan terus dilakukan, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga pemasaran hasil panen.

"Ke depan kami melihat Desa Haringen dapat menjadi salah satu sentra budidaya ikan air tawar di Barito Timur. Pendampingan akan terus kami lakukan dari hulu hingga hilir agar usaha masyarakat semakin berkembang," katanya.

Sementara itu, Ketua Pokdakan Maju Sesameh, Teni Roheni, mengapresiasi perhatian KKP melalui penyuluh perikanan yang selama ini aktif mendampingi kelompoknya.

"Kami sangat terbantu dengan bantuan benih patin ini. Pendampingan penyuluh selama ini juga memberikan motivasi bagi anggota kelompok untuk terus mengembangkan usaha budidaya," ujarnya.

Saat ini, Pokdakan Maju Sesameh mengelola beberapa petak kolam tanah secara gotong royong. Dengan tambahan benih yang diterima, kelompok tersebut menargetkan panen dalam waktu sekitar empat hingga lima bulan. Hasil panen nantinya akan dipasarkan ke pasar lokal di Tamiang Layang dan sejumlah warung di sekitar wilayah Barito Timur. (zi/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes