PALANGKA RAYA- Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Barito Timur, Amrullah didampingi Kepala Bagian Pembangunan Setda Barito Timur, H Heriyadi, beserta jajaran menghadiri Rapat Koordinasi Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (Rakor TEPRA) Provinsi Kalimantan Tengah per 31 Juli 2026 di Palangka Raya, Selasa (4/8/2026).
Rakor tersebut dibuka dan dipimpin oleh Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, dan diikuti para bupati, wali kota, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) provinsi maupun kabupaten/kota, pengelola realisasi anggaran, serta tamu undangan lainnya.
Amrullah mengatakan, bahwa Rakor TEPRA tersebut merupakan agenda penting untuk memantau sekaligus mengevaluasi realisasi anggaran, baik fisik maupun keuangan, atas pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah.
"Melalui Rakor TEPRA ini, pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap capaian realisasi anggaran, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, serta merumuskan langkah-langkah percepatan agar target penyerapan anggaran dapat tercapai sesuai jadwal," ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah menargetkan realisasi anggaran secara bertahap, yakni Triwulan I sebesar 20 persen, Triwulan II sebesar 50 persen, Triwulan III sebesar 85 persen, dan pada 15 November tahun berjalan ditargetkan mencapai 100 persen realisasi fisik.
Menurut Amrullah, percepatan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi fokus utama agar pelaksanaan program pembangunan berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan sesuai target yang telah ditetapkan.
Selain membahas evaluasi realisasi anggaran, Rakor TEPRA juga memaparkan perkembangan Proyek Strategis Daerah (PSD) di Wilayah kecamatan Provinsi Kalteng per 31 Juli 2026. Hingga akhir Juli, proyek-proyek strategis tersebut telah berkontrak dengan total nilai mencapai lebih dari Rp375,91 miliar.
Dari total nilai kontrak tersebut, realisasi keuangan tercatat lebih dari Rp91,39 miliar atau 24,31 persen, sedangkan realisasi fisik mencapai 2,61 persen. Capaian tersebut menjadi bahan evaluasi bersama untuk mendorong percepatan pelaksanaan proyek strategis di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Melalui kehadirannya dalam Rakor TEPRA, Amrullah menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Timur untuk terus memperkuat pengawasan, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan, serta mengoptimalkan penyerapan anggaran guna mendukung pembangunan daerah yang lebih berkualitas. (zi/jp).













