MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala kembali menggelar kegiatan keagamaan tahunan Barito Kuala Mengaji IV Tahun 2026/1448 Hijriah di Lapangan 5 Desember, Selasa (28/7/2026). Kegiatan yang diikuti 11.422 peserta itu berhasil mencatatkan 380 kali khatam Al-Qur'an, baik secara luring maupun daring.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi, Sekretaris Daerah H Zulkipli Yadi Noor, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan SOPD, tokoh agama, alim ulama, serta ribuan masyarakat dari berbagai wilayah di Barito Kuala.
Sekretaris Daerah Barito Kuala, H Zulkipli Yadi Noor selaku Ketua Panitia sekaligus inisiator kegiatan mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap Barito Kuala Mengaji terus meningkat setiap tahun.
Pada penyelenggaraan tahun keempat ini, sebanyak 6.522 peserta mengikuti kegiatan secara langsung dengan capaian 218 kali khatam Al-Qur'an. Sementara itu, 5.130 peserta mengikuti secara daring dengan 171 kali khatam. Secara keseluruhan, kegiatan diikuti 11.422 peserta yang berhasil menyelesaikan 380 kali khatam Al-Qur'an.
"Pada penyelenggaraan ke IV tahun 2026 ini, peserta terdaftar yang berhadir secara langsung sebanyak kurang lebih 6.522 orang dengan 218 kali khataman Al-Qur'an. Selain itu, peserta yang mengikuti secara daring tercatat sebanyak 5.130 orang atau 171 kali khataman. Sehingga total keseluruhan peserta mencapai 11.422 orang dengan total 380 kali khatam Al-Qur'an," ujar H Zulkipli.
Peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, di antaranya jajaran SOPD, TNI/Polri, pemerintah kecamatan dan desa, pelajar, santri pondok pesantren, majelis taklim, organisasi perempuan, jemaah masjid, hingga organisasi kemasyarakatan keagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, H Zulkipli juga menyampaikan pamit kepada seluruh peserta menjelang berakhirnya masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas pada 1 Agustus 2026.
Sementara itu, Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi mengapresiasi terselenggaranya Barito Kuala Mengaji IV yang dinilai menjadi wadah memperkuat syiar Islam, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an, sekaligus mempererat ukhuwah dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Ia berharap kegiatan tersebut terus menjadi agenda tahunan yang mampu membangun karakter religius serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Barito Kuala. (dsk/ali/jp).
























