BATOLA- Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyoroti sejumlah sarana dan prasarana di SMAN 1 Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala (Batola), yang masih memerlukan pembenahan. Salah satunya akses titian kayu menuju kantin sekolah yang kerap terendam saat air pasang dan musim hujan.
Sorotan tersebut disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Bambang Yanto Permono, saat memimpin kunjungan monitoring ke SMAN 1 Anjir Pasar, Jum'at (28/8/2026) pagi.
Bambang mengatakan, kondisi sejumlah fasilitas pendukung perlu menjadi perhatian agar tidak mengganggu aktivitas belajar maupun kegiatan siswa di luar pembelajaran. Selain akses titian, fasilitas lapangan olahraga dan area kantin juga dinilai masih membutuhkan penataan.
"Ada beberapa fasilitas yang memang belum maksimal, seperti area lapangan basket. Titian kayu sebagai akses ke kantin sekolah juga terendam saat musim hujan dan air pasang,” ujar Bambang.
Menurutnya, sarana dan prasarana yang layak merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Karena itu, pembenahan fasilitas sekolah perlu dilakukan secara bertahap sesuai tingkat kebutuhan dan prioritas.
Di sisi lain, Bambang mengapresiasi bantuan Pemerintah Provinsi Kalsel berupa pemasangan paving block di halaman depan SMAN 1 Anjir Pasar. Bantuan tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan sekolah.
"Alhamdulillah, kabar baiknya, tahun ini SMAN 1 Anjir Pasar mendapatkan bantuan pemasangan paving block dari Pemprov Kalsel untuk area halaman depan,” katanya.
Bambang juga mengingatkan pihak sekolah agar mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara efektif dan tepat sasaran. Berdasarkan informasi yang diterimanya, alokasi dana BOS di sekolah tersebut mencapai sekitar Rp900 juta per tahun.
"Kami mendapat informasi dana BOS di sekolah ini mencapai sekitar Rp900 juta dalam setahun. Kami berharap dana tersebut dapat dikelola dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung kebutuhan sekolah dan peserta didik,” tutur politikus Partai NasDem tersebut.
Selain sarana fisik, Komisi IV turut mendorong penguatan kegiatan ekstrakurikuler sebagai bagian dari pengembangan potensi peserta didik.
Anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Hj Hariyatie, menilai kegiatan ekstrakurikuler memiliki peran penting dalam membentuk karakter, mengasah bakat, sekaligus mendorong siswa meraih prestasi di berbagai bidang.
"Saya berpesan kepada kepala sekolah beserta jajaran dewan guru untuk terus meningkatkan pembinaan ini. Ke depan, para siswa-siswi diharapkan memiliki rekam jejak prestasi yang dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Hariyatie.
Ia berharap pembinaan prestasi dilakukan secara berkelanjutan dengan memberikan ruang yang cukup bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya, baik di bidang olahraga, seni maupun bidang lainnya.
Kepala SMAN 1 Anjir Pasar, Rahmat Fadillah, menyampaikan apresiasi atas perhatian Komisi IV DPRD Kalsel terhadap kondisi sekolah. Ia menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti berbagai saran dan masukan yang disampaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di SMAN 1 Anjir Pasar.
Rahmat berharap dukungan dari berbagai pihak dapat terus diperkuat sehingga pembenahan sarana prasarana dan pengembangan potensi siswa dapat berjalan secara berkelanjutan. (sar/ali/jp).
























