BREAKING NEWS

Rabu, 09 September 2026

Bupati Barito Timur Minta Kontingen Porprov XIII Tetap Optimistis di Tengah Pemangkasan Anggaran

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, meminta seluruh kontingen Kabupaten Barito Timur yang akan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalimantan Tengah tetap optimistis dan mempersiapkan diri secara maksimal. 

Hal itu disampaikan M. Yamin saat memimpin rapat koordinasi persiapan peserta Porprov XIII Kabupaten Barito Timur di Aula Rapat Bupati Barito Timur, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, Sekda Misnohartaku, Wakil Ketua II DPRD Eskop, kepala organisasi perangkat daerah, jajaran pengurus KONI, panitia porprov, para ketua cabor dan tamu undangan lainnya. 

Menurutnya, persiapan terus dilakukan yang mencakup berbagai aspek, mulai dari kesiapan atlet, kebutuhan tempat tinggal, perjalanan menuju lokasi pertandingan, hingga pendanaan kontingen.

Ia juga menyinggung adanya permintaan tambahan anggaran untuk mendukung persiapan kontingen. Namun, pemerintah daerah harus tetap mengikuti mekanisme dan regulasi yang berlaku dalam penggunaan anggaran.

"Ini ada regulasi, ada aturan-aturan, ada ketentuan-ketentuan yang tidak boleh kita langgar. Kalau kita langgar maka akan berisiko. Tentunya kita tidak ingin kabupaten kita atau dari kita semua nantinya mendapat masalah,” katanya.

Selain persoalan regulasi, kondisi keuangan daerah juga menjadi tantangan. M. Yamin menyebutkan adanya pemangkasan APBD sebesar 43 persen yang berdampak terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai berbagai program dan kegiatan.

"Pemangkasan ini sangat berpengaruh terhadap keuangan daerah, yang tentunya juga akan berpengaruh terhadap kegiatan-kegiatan yang sudah kita jadwalkan maupun kegiatan-kegiatan lain yang akan kita laksanakan,” jelasnya.

Karena itu, ia meminta seluruh pihak menggunakan anggaran secara efektif dan efisien. Keterbatasan anggaran, menurutnya, tidak boleh mematahkan semangat atlet untuk mengharumkan nama Barito Timur.

"Yang penting semangat kita semua untuk bisa membela daerah kita. Bumi Jari Janang Kalalawah ini jangan kalah,” tegasnya.

M. Yamin juga meminta kontingen Barito Timur memiliki target yang jelas dalam Porprov XIII. Ia mengingatkan bahwa pada pelaksanaan sebelumnya, posisi Barito Timur masih berada di tiga terbawah dari kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.

Karena itu, ia berharap prestasi Barito Timur pada Porprov XIII dapat meningkat secara signifikan.

"Kalau bisa terbalik dengan urutan tiga dari atas, minimal. Karena bagaimanapun juga tanpa ada target tentunya tidak mudah untuk bisa berprestasi,” katanya.

Ia menekankan pentingnya menyusun strategi sejak awal karena Barito Timur akan menghadapi 13 kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Tengah.

"Sesuatu harus kita rencanakan dari awal dan harus kita jalankan dengan sepenuh hati walaupun di tengah pemangkasan anggaran,” ujarnya.

Menurutnya, prestasi olahraga juga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan citra daerah. Ia mengingatkan bahwa Barito Timur pernah memiliki nama besar dalam bidang olahraga, termasuk melalui sejumlah atlet dan organisasi olahraga pada era 1990-an.

M. Yamin kemudian mendorong seluruh elemen masyarakat, pejabat, organisasi, serta pihak terkait untuk bersama-sama membangun kekuatan olahraga daerah.

Selain menghadapi Porprov XIII, Bupati Barito Timur juga menekankan pentingnya pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Ia mencontohkan pola pembinaan yang dilakukan daerah lain, di mana kepala organisasi perangkat daerah turut membina salah satu cabang olahraga. Menurutnya, pola tersebut dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan perhatian dan pembinaan terhadap atlet.

"Persaingan dalam artian untuk kebaikan, bukan persaingan hal-hal yang menimbulkan negatif. Tetapi persaingan bagaimana masing-masing bisa memperdayakan segala kekuatan dan pikirannya untuk memajukan olahraga kita,” katanya.

Ia menilai perkembangan olahraga saat ini juga telah mengalami perubahan. Olahraga tidak lagi sekadar menjadi sarana mengejar prestasi, tetapi juga dapat berkembang menjadi sektor profesional yang menghasilkan pendapatan.

Karena itu, menurutnya, Barito Timur perlu serius menggali dan mengembangkan potensi atlet-atlet muda.

"Harapan kita bibit-bibit olahraga, atlet, dan sebagainya dari Barito Timur ini kita kembangkan lagi,” ujarnya.

M. Yamin mengakui, pengembangan olahraga di Barito Timur masih menghadapi kendala keterbatasan fasilitas. Sejumlah sarana olahraga dinilai belum memenuhi standar, termasuk lapangan sepak bola dan fasilitas olahraga lainnya.

Meski demikian, ia menilai keterbatasan fasilitas dan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti mencetak prestasi.

Ia mencontohkan sejumlah hasil positif yang telah diraih atlet Barito Timur dalam beberapa ajang sebelumnya, termasuk cabang renang dan cross country.

"Ini menandakan kalau mungkin dana kurang, tapi dimaksimalkan. Setelah itu pembinaan ke depan, saya harapkan semua kita bisa mempunyai daya profesional,” pungkasnya. (zi/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes