BREAKING NEWS

Selasa, 15 September 2026

Mess Guru SMPN 1 Pematang Karau Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab

TAMIANG LAYANG- Mess guru SMP Negeri 1 Pematang Karau di Desa Bambulung, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, terbakar pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaj melalui Kasi Humas AKP Eko Sutrisno, Selasa (15/9/2026) pagi membenarkan kejadian tersebut. 

Ia menyebut, bahwa anggota telah mendatangi lokasi, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sejumlah barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi.

"Petugas telah melakukan langkah-langkah penanganan awal, mulai dari mendatangi TKP, memasang garis polisi, mengamankan barang bukti, hingga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” kata AKP Eko Sutrisno.

Terpisah, Kapolsek Pematang Karau, IPDA Ricardo, menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui setelah Kepala SMP Negeri 1 Pematang Karau, Hartono, menerima informasi dari sepupunya mengenai kebakaran yang terjadi di bangunan mess guru di samping sekolah.

Saat tiba di lokasi, Hartono melihat api telah membesar dan membakar bagian belakang bangunan yang merupakan area dapur.

Warga sekitar kemudian membantu mengevakuasi barang-barang milik Erniyati, salah seorang guru yang tinggal seorang diri di mess tersebut. Erniyati berhasil menyelamatkan diri setelah mendengar teriakan warga dan mengetahui api telah membakar bagian belakang bangunan.

Warga bersama tim gabungan selanjutnya melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan oleh personel Damkar Pematang Karau, Damkar Dusun Tengah, Damkar Samuja Ampah, serta relawan dari Pematang Karau dan Ampah.

Satu unit sepeda motor Suzuki Burgman warna biru tua berhasil diselamatkan. Sementara sebagian besar barang lainnya hangus terbakar karena kondisi bangunan yang sudah lama dan sebagian besar berbahan kayu.

Dari lokasi kejadian, Polsek Pematang Karau mengamankan sejumlah barang untuk kepentingan penyelidikan, di antaranya logam besi KWH yang hangus terbakar, satu tabung gas LPG 3 kilogram, satu unit penanak nasi atau magicom, satu batang pengait kabel listrik, dan satu unit mesin pompa air merek Hitachi.

"Untuk sumber maupun penyebab kebakaran sampai saat ini belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan. Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengamankan barang bukti yang ditemukan di TKP,” ujar IPDA Ricardo.

Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp80 juta. Kerugian tersebut dialami Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur melalui SMP Negeri 1 Pematang Karau.

Polsek Pematang Karau masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber dan penyebab pasti kebakaran. Kepolisian juga akan melakukan gelar perkara sesuai kebutuhan dalam proses penanganan kasus.

IPDA Ricardo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan berbahan kayu.

"Selain itu, juga segera melaporkan kepada petugas apabila mengetahui adanya kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat," tandasnya. (zi/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes