TAMIANG LAYANG- Pesan keselamatan berlalu lintas disampaikan melalui karya seni mural di kawasan Simpang 45, Jalan Nansarunai, Tamiang Layang. Kegiatan tersebut digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Barito Timur dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026.
Lomba mural dengan tema "Mewujudkan Lalu Lintas yang Aman, Tertib dan Modern” tersebut berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa, 14–15 September 2026, dengan memanfaatkan dinding pagar beton SMAN 1 Tamiang Layang sebagai media mural.
Kegiatan dipimpin Plt. Kasatlantas Polres Barito Timur, IPDA Sukisno Hendika bersama KBO Lantas IPDA Desta Anugrahno, dan personel Satlantas Polres Barito Timur. Tiga pelajar SMAN 1 Tamiang Layang, yakni Edo, Panca, dan Silvi, turut ambil bagian dalam pembuatan mural.
Sebelum pelaksanaan, Satlantas Polres Barito Timur berkoordinasi dengan pihak SMAN 1 Tamiang Layang. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan menyediakan dinding pagar beton yang dinilai strategis karena mudah terlihat oleh pengguna jalan.
Plt. Kasat Lantas Polres Barito Timur, IPDA Sukisno Hendika menyampaikan, bahwa kegiatan mural tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, tetapi juga dimanfaatkan sebagai media edukasi kepada masyarakat mengenai keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
"Pesan yang dituangkan melalui mural diharapkan dapat menjangkau pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. Dengan berada di ruang publik, mural menjadi sarana komunikasi visual yang dapat mengingatkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan dan ketertiban berlalu lintas," ujar IPDA Dika didampingi KBO Lantas IPDA Desta Anugrahno.
Ia menjelaskan, bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi para pelajar. Pihak sekolah turut melakukan pengawasan selama proses pembuatan mural sehingga kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan lancar.
Kolaborasi antara Satlantas Polres Barito Timur dan pihak sekolah tersebut mendapat antusiasme positif. Kegiatan diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni peringatan, tetapi mampu memberikan dampak edukatif bagi pelajar maupun masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Barito Timur berharap mural tersebut dapat menjadi pengingat sekaligus media edukasi untuk membangun budaya tertib berlalu lintas, terutama di kalangan generasi muda. (zi/jp).











