TAMIANG LAYANG- Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) RSUD Tamiang Layang bersama manajemen RSUD Tamiang Layang menyediakan layanan Rumah Oksigen Gratis selama 24 jam untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penyerahan tabung oksigen oleh jajaran DPK PPNI, dan dihadiri Direktur RSUD Tamiang Layang beserta jajaran manajemen rumah sakit, serta perwakilan Dewan Pengurus Komisariat PPNI RSUD Tamiang Layang.
Layanan ini disediakan sebagai bentuk kepedulian tenaga kesehatan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan oksigen di tengah kondisi udara yang tercemar asap. Masyarakat dapat mengakses layanan tersebut secara gratis di bekas Ruang Edelweis, RSUD Tamiang Layang.
Ketua DPK PPNI RSUD Tamiang Layang, Aprilianto, melalui Sekretaris DPK PPNI, Titis Dira Karruri, menyampaikan bahwa Rumah Oksigen Gratis merupakan hasil kerja sama antara DPK PPNI dan RSUD Tamiang Layang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan oksigen akibat asap karhutla.
"Ini merupakan kolaborasi DPK PPNI dan RSUD Tamiang Layang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan oksigen akibat asap karhutla," ujar Titis kepada wartawan ini, Senin (19/10/2026).
Menurutnya, keberadaan layanan ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat memperoleh bantuan kesehatan, khususnya bagi mereka yang mengalami keluhan pernapasan akibat paparan asap.
Rumah Oksigen Gratis beroperasi selama 24 jam. Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat langsung mendatangi bekas Ruang Edelweis di RSUD Tamiang Layang untuk mendapatkan pelayanan.
Kehadiran layanan ini diharapkan menjadi salah satu upaya membantu masyarakat menghadapi dampak asap karhutla, sekaligus memperkuat peran tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Masyarakat juga diimbau mengurangi paparan asap dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau keluhan pernapasan lainnya. (zi/jp).







