MARABAHAN- Pembangunan lapangan di SMAN 1 Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, yang mendapat bantuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan, ditargetkan rampung pada Oktober 2026.
Kepala SMAN 1 Alalak, H Muhammad Rasyidi, mengatakan pekerjaan pembangunan lapangan mulai dilaksanakan sejak Agustus 2026. Saat ini, pekerjaan utama, termasuk pengecoran, telah selesai dan memasuki tahap akhir berupa pekerjaan finishing.
"Mulai bulan Agustus, September, kemudian Oktober. Oktober ini sudah selesai pekerjaan utamanya, tinggal merapikan dan finishing,” kata Rasyidi kepada wartawan ini, Rabu (7/10/2026).
Lapangan tersebut berukuran sekitar 25 meter x 15 meter. Selain menunjang kegiatan olahraga, fasilitas itu dirancang multifungsi untuk mendukung berbagai kegiatan sekolah.
M. Rasyidi mengatakan, keberadaan lapangan baru diharapkan dapat membuat aktivitas olahraga siswa menjadi lebih nyaman. Lapangan juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seni dan acara sekolah karena lokasinya berhadapan dengan panggung.
"Yang jelas fasilitas olahraga menjadi lebih nyaman. Selain olahraga, lapangan juga bisa digunakan untuk kegiatan dan acara sekolah. Apalagi posisinya berhadapan dengan panggung, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan kesenian maupun kegiatan lainnya,” ujarnya.
Menurut M. Rasyidi, peninggian posisi lapangan juga menjadi salah satu manfaat pembangunan tersebut. Kondisi ini diharapkan dapat mengurangi risiko lapangan terendam saat terjadi genangan atau banjir.
Ia berkaca pada kondisi banjir yang terjadi pada 2025. Dengan posisi lapangan yang kini lebih tinggi, pihak sekolah berharap fasilitas tersebut tetap dapat digunakan saat terjadi genangan.
"Insya Allah dengan posisi lapangan yang sudah lebih tinggi, kalau melihat pengalaman tahun 2025, mudah-mudahan tidak terendam. Kami juga berharap fasilitas lainnya bisa mengikuti ketinggian lapangan ini,” katanya.
Meski pembangunan lapangan telah memasuki tahap akhir, pihak sekolah berharap dukungan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan terus berlanjut. Salah satu fasilitas yang dinilai membutuhkan perhatian adalah lapangan lama di lingkungan sekolah.
Selain itu, sekolah juga mengusulkan perbaikan atau pembangunan kembali kantin. Menurut M. Rasyidi, kondisi bangunan kantin saat ini sudah mengalami kerusakan, terutama karena sebagian konstruksinya menggunakan material kayu yang telah mengalami pelapukan.
"Kami berharap kantin juga bisa mendapatkan bangunan yang lebih layak sehingga dapat difungsikan dengan baik,” ujarnya.
M. Rasyidi mengakui peningkatan sarana dan prasarana sekolah dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebijakan serta kemampuan anggaran pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi.
Di sisi lain, pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan atas bantuan pembangunan lapangan tersebut. Selain fasilitas lapangan, SMAN 1 Alalak juga menerima bantuan sarana berupa mebel, antara lain meja dan kursi untuk siswa serta guru.
"Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang sudah memberikan bantuan pembangunan lapangan. Ada juga bantuan lainnya seperti meja dan kursi untuk siswa dan guru,” kata M. Rasyidi.
Ia berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut sehingga sarana dan prasarana pendidikan di SMAN 1 Alalak semakin memadai. Peningkatan fasilitas diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih nyaman sekaligus mendukung kegiatan belajar dan aktivitas siswa. (lim/jp).








