BANJARBARU- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Supian HK mengapresiasi aksi damai bertajuk “Kalsel Lumpuh” yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel di Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Rabu (30/9/2026) sore.
H Supian HK bersama Wakil Ketua DPRD Kalsel, H Kartoyo hadir menemui massa aksi. Aksi yang diikuti ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kalsel tersebut berlangsung tertib dan damai, meski sempat diguyur hujan deras.
H Supian HK mengatakan, DPRD Kalsel menghormati kebebasan mahasiswa dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
"Saya apresiasi adik-adik mahasiswa. Di tengah hujan, tetap tertib, tetap damai, menyampaikan aspirasi dengan tertib. Ini ciri khas mahasiswa Banua yang kritis tapi beretika. Kami di DPRD sangat menghargai itu,” ujar H Supian HK di hadapan massa aksi.
Dalam aksi tersebut, BEM se-Kalsel yang dikoordinasikan M. Arifin selaku Koordinator Wilayah BEM SI menyampaikan 12 poin tuntutan. Aspirasi yang disampaikan mencakup persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap, krisis kelistrikan, pengawasan distribusi BBM bersubsidi, hingga persoalan air bersih.
Sejumlah tuntutan mahasiswa antara lain meminta penetapan status bencana nasional untuk karhutla di Kalimantan, mendorong Pemerintah Provinsi Kalsel mengambil langkah konkret dalam penanganan karhutla, serta meminta kompensasi 50 persen bagi pelanggan PLN yang terdampak pemadaman bergilir.
Mahasiswa juga mendesak pengawasan lebih ketat terhadap penyaluran BBM bersubsidi, termasuk terhadap SPBU yang diduga melakukan penyelewengan, serta menyampaikan aspirasi terkait persoalan layanan air bersih yang dikelola PDAM Bandarmasih.
H Supian HK menegaskan, seluruh aspirasi mahasiswa telah diterima DPRD Kalsel dan akan menjadi bahan perhatian lembaga tersebut.
"Tuntutan adik-adik ini adalah suara rakyat. Soal kabut asap, soal listrik padam, soal BBM, soal air, ini yang memang kita rasakan bersama. DPRD Kalsel siap apabila diperlukan untuk menjadi jembatan antara mahasiswa, eksekutif, dan instansi terkait seperti PLN, Pertamina, dan PDAM,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Kalsel beserta jajaran pengamanan yang mengawal jalannya aksi hingga selesai. Menurutnya, pengamanan yang dilakukan secara preventif dan humanis turut mendukung berlangsungnya aksi dalam suasana tertib dan damai.
H Supian HK juga mengapresiasi mahasiswa yang menyampaikan aspirasi tanpa mengganggu ketertiban umum selama aksi berlangsung. (sar/ali/jp).













