BREAKING NEWS

Tampilkan postingan dengan label balangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label balangan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 September 2021

Pemkab Balangan Ikuti Monev SP4N-Lapor 2021

PARINGIN- Wakil Bupati Balangan bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian ikuti monitoring dan evaluasi SP4N-Lapor se-Kalimantan Selatan tahun 2021 secara virtual. Bertempat di ruang kerja Wakil Bupati, Rabu (22/9) kemarin.

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor dalam arahannya menyampaikan, aplikasi SP4N-Lapor diharapkan dapat semakin meningkat sebagai sebuah sistem yang mampu menampung aspirasi masyarakat. Dikarenakan di era sekarang, masyarakat semakin kritis dan bersikap tehadap dinamika dan kinerja pemerintah.

"Kita cukup bangga dengan pengelolaan SP4N Lapor di Kalimantan Selatan, masyarakat sangat banyak yang memanfaatkan layanan aduan ini untuk menyampaikan aspirasinya, terima kasih kepada kabupaten dan kota," ungkapnya.

Sahbirin menambahkan SP4N-Lapor ini hadir kiranya untuk mengimbangi kritik dan mendorong masyarakat dalam menyampaikan kritik serta aduan dalam jenis apapun, untuk disalurkan kepada instansi yang berwenang sehingga menjamin hak masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.

Sahbirin berharap agar SP4N-Lapor ini bisa dikelola dengan sebaik mungkin, dengan menjalin sinergitas bersama semua pihak. (mcblngn/jp).

Rabu, 22 September 2021

Pemkab Balangan Kembali Rotasi 41 Pejabat Struktural

PARINGIN- Wakil Bupati Balangan, Supiani kembali lakukan rotasi kepada sebanyak 41 penjabat struktural dilingkup Pemkab Balangan, bertempat di Aula BKPSDM setempat, Senin (20/9/2021) kemarin.

Wakil Bupati Balangan, Supiani mengatakan dengan kembalinya dilakukan rotasi bagi ASN struktural ini, agar bisa memberikan kinerja yang lebih kuat serta pelayanan publik yang baik. 

Selain itu, bisa mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. 

"Kami berharap para pejabat yang kembali di rotasi ini bisa menyesuaikan dan beradaptasi sesuai dengan tanggung jawabnya," kata dia.

Kepala BKPSDM Kabupaten Balangan, Sufriannor mengatakan pemerintah daerah kembali melantik pejabat eselon III dan IV. Dimana, dari 41 orang tersebut ada sekitar 14 orang yang di lantik kembali karena penyesuaian SOTK baru dalam hal ini RSUD Balangan. 

Sufriannor menyampaikan ada rekomendasi dari pemerintah provinsi dalam rangka penyetaraan jabatan, yaitu penyetaraan kepada beberapa ASN yang tidak memenuhi syarat.

"Kalau tidak harus dipindah ke SKPD yang tidak mensyaratkan baik itu pendidikannya maupun yang lainnya. Contohnya kalau masih D3 itu tidak bisa disetarakan, maka harus minimal S1," ungkapnya.

Sufriannor mengatakan dengan adanya tiga pejabat yang akan memasuki masa pensiun, maka pemerintah daerah juga harus melakukan penyetaraan yaitu dengan melakukan pemindahan dari SKPD ke kecamatan. "Yang mana hal ini merupakan rekomendasi dari pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan," jelasnya. (mcblngn/jp).

Jumat, 17 September 2021

Bupati Balangan Serahkan Dokumen Permohonan UKK Imigrasi

PARINGIN- Bupati Balangan, Abdul Hadi menyerahkan dokumen permohonan Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi kepada Kepala Bidang Program dan Pelaporan Direktorat Jenderal Imigrasi, Dadan Gunawan di kediaman Bupati Balangan, Rabu (15/9) malam.

Bupati Balangan Abdul Hadi berharap, saat didirikannya UKK ini dalam tempo dua tahun ke depan berubah menjadi kantor imigrasi ini dapat membawa dampak yang bagus untuk masyarakat Balangan, baik dari segi ekonomi maupun jumlah orang yang datang ke Balangan.

"Kita sekarang sedang mengembangkan sektor objek wisata, kita mengerjakan beberapa air terjun. Tetapi itu belum tentu dikunjungi oleh orang, tapi kalau kita mendirikan lembaga pasti orang datang bukan bukan hanya kepentingan warga Balangan, tetapi juga kepentingan warga lain," katanya.

Karena seperti apa yang dibilang pihak imigrasi, pelayanan ini mengabaikan asas domisili, ini nantinya warga di kabupaten lainnya akan datang ke kabupaten Balangan. Dan nantinya investor juga akan berpikir untuk mendirikan hotel disini, tetapi sekarang kalau mereka mau mendirikan hotel disini tentunya akan sepi dari pengunjung.

Ke depan, ujarnya, nantinya juga akan memberikan multi dampak dari segi ekonomi dan juga melengkapi pelayanan di kabupaten Balangan, warga Balangan boleh dikatakan bangga dari kabupaten tetangga. Karena mereka belum mempunyai unit kerja kantor imigrasi, sedangkan Balangan kabupaten yang masih muda sudah memilikinya.

Kepala Bagian Program dan Pelaporan Direktorat Jenderal Imigrasi Dadan Gunawan, mengatakan tentunya ini menjadi perhatian dari tahapan permohonan yang dilakukan oleh kepala daerah beserta masyarakat di Kabupaten Balangan, yang sudah mengharapkan kehadiran fungsi kantor imigrasi di Kabupaten Balangan.

"Tentunya aspek-aspek realistis yang kami lakukan adalah melakukan tindak lanjut dari yang sebelumnya sudah dilakukan oleh Kantor Wilayah Kemenkumham sebagai penanggung jawab kegiatan di wilayah Kalimantan Selatan, dengan fungsi divisi keimigrasiannya tentunya kami menindaklanjuti usulan yang dimaksud ada konsep telaahan yang dibuat," jelas Dadan.

Lanjutnya, tentu prasyarat yang ditetapkan oleh Kemenkumham dalam hal ini direktorat jenderal imigrasi sudah sampai dimana progresnya, kesiapan itu yang pihaknya diskusikan saat ini bersama pemerintah daerah serta tim dari Kanwil Pusat. (mcblngn/jp).

UKK Imigrasi Akan Hadir di Kabupaten Balangan

PARINGIN- Rencana adanya Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi di Kabupaten Balangan nampaknya akan segera terlaksana. Pasalnya, tim dari Kemenkumham yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Imigrasi beserta tim kembali mendatangi wilayah berjuluk Bumi Sanggam, Rabu (15/9) lalu.

Didampingi oleh Wakil Bupati Balangan, Tim Dirjen Imigrasi meninjau lokasi yang dipilih untuk tempat layanan fungsi imigrasi atau yang nantinya akan menjadi UKK Imigrasi di Kabupaten Balangan.

Adapun tempat yang diajukan oleh Pemkab Balangan adalah Eks Kantor Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian di Jalan A Yani, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan. Karena tempat tersebut dianggap layak dan strategis untuk pelayanan fungsi keimigrasian yang akan dijalankan.

Dalam peninjauan tempat yang rencananya akan menjadi UKK Imigrasi di Kabupaten Balangan tersebut, Kepala Bagian Progam dan Pelaporan Direktorat Jenderal Imigrasi, Dadan Gunawan bersama Kepala Sub. Bidang Perizinan Keimigrasian dan Perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan, Indra Sakti Suhermansyah, Kepala Seksi Lalulintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin, Irpan Sapari Somantri dan Kepala Urusan Umum M S Perdana Putera beserta rombongan langsung ke gedung Eks Kantor Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Kabupaten Balangan. Hampir semua ruangan dicek untuk melihat kelayakan bangunan.

Selain itu, pada kesempatan yang sama, diskusi bersama Wakil Bupati Balangan, Supiani pun dilakukan, terutama membahas tentang persyaratan lanjutan untuk perjanjian kerjasama keberadaan UKK Imigrasi di Balangan.

Dadan menjelaskan, pemilihan Eks Kantor Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Kabupaten Balangan sudah memenuhi prasyarat yang ditentukan oleh Kemenkumham. Lantas ke depan, dari hasil peninjauan tersebut, pihaknya pun akan memberikan laporan kepada Kemenkumham untuk kemudian ditindaklanjuti perihal persyaratan perjanjian kerjasama. 

"Rencananya, UKK Imigrasi di Kabupaten Balangan akan melayani segala urusan fungsi imigrasi yang dibutuhkan masyarakat," ujarnya.

Lanjutnya, bahkan layanan tersebut mengabaikan fungsi domisili. Dimana, Warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat pasti akan dilayani.

"Layanan yang diberikan tentu dalam konteks keimigrasian yang fungsinya utuh. Karena ini UKK, artinya fungsi yang ada di induknya akan dilakukan, diantaranya fungsi layanan penegakan hukum kemananan negara dan fasilitas pembangunan keamanan masyarakat. Pelayanan lengkap, tidak parsial dan layanan mengabaikan fungsi domisili," jelasnya.

Namun, jelas Dadan tentu saja ada pengecualian bagi Warga Negara Asing yang penanganannya dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin. 
Sementara UKK imigrasi di Kabupaten Balangan akan menjadi sharing yang juga ikut melalukan pengawasan. Tentunya rencana keberadaan UKK Imigrasi di Kabupaten Balangan ini disambut baik oleh Pemkab Balangan.

Apalagi hal tersebut merupakan usulan dari Bupati Balangan, Abdul Hadi dan Wakil Bupati Balangan Supiani. "Tujuannya agar Kabupaten Balangan semakin berkembang dan lebih maju serta sejahtera," terangnya.

Wabup Balangan Supiani mengatakan pihaknya akan mengurus hibah, baik lahan maupun gedung yang nantinya disiapkan untuk UKK Imigrasi di Kabupaten Balangan.

"Sembari proses pemenuhan syarat untuk keberadaan UKK Imigrasi, Pemkab Balangan juga berjalan untuk proses status lahan yang rencananya akan dihibahkan," ungkapnya. (mcblngn/jp).

Rabu, 15 September 2021

Satgas COVID-19 Berikan Sosialisasi Kepada Tokoh Agama untuk Membantu Percepatan Vaksin di Balangan

PARINGIN- Satgas COVID-19 Kabupaten Balangan, berikan sosialisasi kepada tokoh agama, kepala KUA dan pimpinan pondok pesantren, guna membantu percepatan vaksinasi di Kabupaten Balangan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Asy Syura Kantor Kementerian Agama Balangan, Rabu (15/9/2021).

Sekretaris Satgas COVID-19 Kabupaten Balangan, H. Rahmi mengatakan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut rapat satgas COVID-19 pada Kamis lalu (9/9) dengan pembahasan percepatan vaksinasi.

"Salah satu upaya percepatan vaksinasi tentu saja adalah kita butuh dukungan dari para tokoh agama, para tokoh pimpinan organisasi keagamaan dan pimpinan pondok pesantren," katanya.

Hal itu kata H. Rahmi bertujuan untuk menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat. "Sehingga masyarakat kita menyamakan persepsinya dan tergerak kesadarannya untuk mengikuti vaksinasi yang sudah dijadwalkan dan disiapkan oleh pemerintah," ucapnya.

H. Rahmi berharap, dengan persamaan persepsi dimasyarakat, hal ini dapat membantu upaya nasional untuk tercapainya target vaksinasi, agar masyarakat lebih kebal terhadap penularan dari COVID-19.

Kepala Kemenag Balangan, H. M. Yamani menyambut baik upaya satgas COVID-19 dalam rencana aksi percepatan vaksinasi ini.

Ia berharap pesan positif yang disampaikan dalam sosialisasi ini dapat kembali disampaikan kepada masyarakat, sehingga tidak ada lagi kesan negatif atau penolakan terhadap vaksin.

"Semoga dengan adanya kegiatan ini, pesan-pesan positif itu bisa sampai kepada masyarakat. Sehingga tidak ada lagi kesan negatif, dan masyarakat semuanya itu endingnya mau untuk divaksin," ungkapnya.

Menurutnya, hari ini kita mintakan dari kepala KUA untuk menyampaikan kepada calon-calon pengantin, kemudian dari tokoh agama, tokoh masyarakat, menyampaikan kepada masyarakat atau majelis ta'limnya.

"Dari pondok pesantren, menyampaikan kepada santrinya," jelasnya. (mcblngn/jp).

Pemkab Balangan Serahkan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Rusak Ringan Kepada 517 KK

PARINGIN- Sebanyak 517 KK di Kabupaten Balangan terima bantuan stimulan perbaikan rumah rusak ringan pasca bencana awal tahun 2021 kemarin. Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Balangan Abdul Hadi, di Aula Benteng Tundakan, Selasa (14/9/2021) kemarin.

Bupati Balangan Abdul Hadi mengatakan Pemkab Balangan akan mengerahkan tim pengawasan, agar dana yang disalurkan benar-benar terarah untuk rehabilitasi. Bahkan menurutnya, penerima bantuan juga akan diminta perihal kwitansi pembelian dan biaya tukang sebagai bukti penggunaan dana tersebut.

"Saya berharap, semoga bantuan ini bermanfaat bagi warga Balangan dan dapat meringankan beban mereka untuk kepentingan rehab rumah. Mudah mudahan banjir di daerah kita tidak sebesar di awal tahun kemarin," harapnya.

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, H. Rahmi mengungkapkan 517 KK yang menerima bantuan, terdiri dari 44 desa dan tujuh kecamatan di Balangan.

Untuk Kecamatan Paringin ada 34 penerima bantuan bagi rumah terdampak banjir dan mengalami rusak ringan.

Kemudian Paringin Selatan 39 penerima, Kecamatan Lampihong sebanyak 120 penerima, Kecamatan Juai 208 penerima dan Kecamatan Halong 20 penerima bantuan.

Selain itu, Kecamatan Tebing Tinggi juga terdapat 60 penerima bantuan dan di Kecamatan Awayan terdaftar 36 penerima bantuan. Sementara Kecamatan Batumandi tidak menerima lantaran tidak terdampak bencana.

H. Rahmi menjelaskan secara keseluruhan total dana yang disalurkan dalam program bantuan stimulan perbaikan rumah rusak ringan di Kabupaten Balangan mencapai Rp5.170.000.000., dan perunitnya menerima Rp10.000.000.

Diketahui pula, penyaluran dana stimulan ini diserahkan melalui via rekening bank penerima. Dimana, BPBD Balangan bekerja sama dengan Bank BRI untuk pengelolaan uang yang diserahkan.

Terpisah, Khairulah mewakili masyarakat Desa Pimping pada serah terima bantuan ini menyampaikan untuk kondisi yang paling parah pasca bencana banjir kemarin terletak di Desa Teluk Karya dan Desa Pimping Kecamatan Lampihong.

"Harapannya pasti penggunaan dana yang diberikan untuk perbaikan rumah ini bisa digunakan dengan semestinya," harap Khairulah. (mcblngn/jp).

Wakil Bupati Balangan Lantik 42 Pejabat Struktural

PARINGIN- Wakil Bupati Balangan, Supiani melantik 42 pejabat struktural untuk jabatan eselon II dan eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan. Pelantikan dilaksanakan di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Senin (13/9/2021) lalu.

Wakil Bupati Balangan, Supiani yang membacakan sambutan Bupati Balangan, Abdul Hadi mengatakan, pelantikan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi. 

"Tujuannya untuk memperkuat kinerja setiap unit kerja, meningkatkan pelayanan pada masyarakat, menuju terlaksananya visi dan misi," katanya.

Supiani meminta para pejabat untuk secepatnya beradaptasi dengan jabatan yang baru, mengoptimalkan realisasi yang ada dalam rencana kerja, sehingga target yang sudah ditetapkan bisa tercapai.

"Segera pelajari tugas saudara sesuai jabatan yang baru dan segeralah laksanakan kegiatan yang belum terlaksana atau belum terselesaikan pada tahun anggaran ini. Masih ada waktu tiga bulan," ucapnya.

Supiani mengatakan pelantikan ini merupakan pelantikan ketiga dengan jumlah pejabat yang dilantik 42 orang.

Setelah dua pekan yang lalu, melantik 400 lebih pejabat, kemudian pelantikan kedua berjumlah 6 orang. 

"Dan kali ini 42 orang, dua jabatan eselon II, dan 40 orang eselon VI. Ini untuk mengisi kekosongan jabatan struktural, karena ini suatu keharusan, tidak ada lagi jabatan yang kosong," jelasnya. (mcblngn/jp).

Jumat, 10 September 2021

Bupati Balangan Buka Secara Resmi Kegiatan Aksi Rembuk Stunting

PARINGIN- Bupati Balangan, Abdul Hadi buka secara resmi kegiatan Aksi Rembuk Stunting, Strategi Konvergensi Percepatan Pencegahan Stunting dengan tema “Melalui Gerakan BALANTING (Balangan Lawan Stunting) Bersama Kita Turunkan Stunting” di Aula Benteng Tundakan, Kamis (9/9) kemarin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Assisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Erwan Mega Karya Latif, Kadis Bappeda Rahmadi Husni, perwakilan Kapolres Balangan, perwakilan Dandim 1001 Amuntai/Balangan, Kepala Puskesmas Paringin, serta dari SKPD terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Balangan Abdul Hadi menyampaikan bahwa Kabupaten Balangan tetap terus untuk menurunkan angka stunting.

"Langkah dan upaya kita mempersiapkan SDM berkualitas terbaik untuk masa depan pembangunan daerah kita memang tidak selalu mulus. Selalu ada batu sandungan yang mengganggu langkah kita. Stunting adalah salah satu batunya. Jadi, harus kita kikis, harus kita ratakan,” ujarnya.

Abdul Hadi mengatakan bahwa rembuk stunting ini tentu bukan yang pertama kalinya, dan merupakan bagian dari serangkaian upaya yang terus berkelanjutan dalam rangka mencegah timbulnya kasus-kasus baru stunting di daerah, dan kita sudah melihat data penurunan prevalensi stunting di Balangan dari tahun ke tahun cukup menggembirakan, dan konsisten.

"Untuk tahun 2021 ini, angka prevalensi stunting kita masih 20,08 persen. Jadi, masih banyak yang harus kita kerjakan untuk memastikan masa depan kita dipegang oleh tangan-tangan handal yang berpotensi maksimal," ujarnya.

Bupati berharap, semoga upaya kita bersama dalam memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakat Balangan, selalu mendapatkan hasil yang positif dan mendapatkan berkah, harapnya.

Assisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Erwan Mega Karya Latif menyatakan bahwa stunting adalah ketidakmampuan anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal akibat status gizi yang buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tak mencukupi. (mcblngn/jp).
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes