BREAKING NEWS

Tampilkan postingan dengan label lintas daerah batola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lintas daerah batola. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 September 2023

Tiang Listrik Tikungan Maut Jalan Poros Kelurahan Berangas Telan Korban Jiwa

ALALAK- Tiang listrik di tikungan jalan poros Kelurahan Berangas, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala sudah beberapa kali menjatuhkan korban, bahkan pada Kamis (14/9) menelan korban jiwa karena tertabrak tiang listrik tersebut.

Lurah Berangas, Suriani saat dikonfirmasi awak media ini, Senin (18/9) membenarkan atas peristiwa tersebut.

"Iya benar, dan korban yang meninggal karena tertabrak tiang listrik tersebut adalah warga Tamban yang bersekolah disini," ujar Suriani.

Suriani menuturkan, bahwa masyarakat yang jatuh akibat tiang listrik itu rata-rata bukan masyarakat setempat, melainkan dari luar daerah.

Suriani menyebut, bahwa pihaknya sudah mengajukan ke pihak PLN setempat agar segera menangani tiang listrik yang miring ke jalan tersebut. Dengan harapan agar tidak terjadi lagi korban berikutnya.

"Mestinya ini menjadi perhatian serius bagi instansi terkait, karena sudah seringnya terjadi kecelakaan bahkan menelan korban jiwa," sebutnya.

Suriani menghimbau kepada masyarakat yang melintas di jalan tersebut agar mengurangi kecepatannya.

"Dan berhati-hati saat melintasi jalan tersebut guna menghindari kejadian serupa," demikian Suriani. (hru/jp).

Jumat, 02 Juni 2023

Kades dan Ketua BPD Kecamatan Alalak Kunker Ke Desa Darmaga

BANDUNG- Kades dan Ketua BPD se Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke Desa Darmaga, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat terkait studi tiru tentang penetapan dan penegasan batas desa, sebagai bahan acuan bagi desa yang ada di Kecamatan Alalak dalam melaksanakan penetapan dan penegasan batas desanya masing-masing.

Camat Alalak, Muhammad Sya’rawi, S.STP sekaligus ketua rombongan dalam pelaksanaan kunker ke Desa Darmaga mengatakan, dari 15 Desa yang ada di Kecamatan Alalak, 14 desa terdiri dari 28 orang yang ikut kunker ini, dan satu desanya ada berhalangan.

Ia menjelaskan, bahwa kunker ini terkait penetapan dan penegasan batas desa, yang mana sebelumnya juga sudah dilaksanakan workshop selama 2 hari dari tanggal 25 dan 26 mei di Hotel Nassa Banjarmasin.

"Dari 15 Desa dan 3 Kelurahan, baru ada 5 desa yang sudah menyelesaikan penetapan dan penegasan batas desa, ada 10 desa dan 3 kelurahan yang masih belum, rencana habis selesai kunker ke Desa Darmaga, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang ini akan dibahas penyelesaiannya di Aula Kecamatan Alalak, sehingga studi tiru ini akan menjadi bahan acuan kita semua dalam melangkah dan mengambil keputusan tentang penetapan dan penegasan batas desa kita masing-masing,” kata Camat Alalak, Rabu (31/5).
Sehingga, kata Camat, tujuan kunker ini adalah bagaimana trik-trik dan langkah-langkah dari Desa Darmaga dalam menyelesaikan penetapan dan penegasan batas desa.

"Dan nantinya kami pun tidak salah melangkah karena ada acuan sebagai dasar kami dalam menetapkan batas desa sesuai dengan aturan dan ketentuan yang di sepakati," katanya lagi.

Sya’rawi menjelaskan, untuk masing-masing desa hanya 2 orang yang berangkat yaitu Kades dan Ketua BPD, yang mana mereka adalah tim dari penegasan dan penetapan batas desa.

"Memang setiap tahun kami selalu memprogramkan untuk kunker atau studi tiru ke daerah luar Kalimantan dalam rangka membuka wawasan. Dengan tujuan agar pemerintahan desa maupun kelembagaan desa bisa melihat dan berdiskusi langsung ke wilayah desa yang sudah berkembang dan maju, sehingga menjadi bahan ajuan bagi desa untuk lebih memajukan potensi pembangunan yang ada di desanya masing-masing," jelasnya.
Camat Sya’rawi juga sangat mengapresasi keberhasilan Desa Darmaga, karena merupakan desa tercepat dalam menyelesaikan pelunasan PBB selama 14 tahun berturut-turut.

"Hal ini salah satu menjadi acuan dan masukan bagi kami, karena selama ini Kecamatan Alalak mempunyai target pelunasan PBB yang sangat besar kurang lebih Rp2 miliar, namun masih ada kendala yang di hadapi masing-masing desa, sehingga target itu belum tercapai," ungkapnya.

Ditempat yang sama, Kades Darmaga Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sukmana Efendi menyambut baik kunjungan kerja Kades serta Ketua BPD dan Camat Alalak yang langsung memimpin rombongan kunker tersebut ke Desa Darmaga.

"Ini merupakan suatu penghargaan bagi kami, karena teman-teman kades jauh-jauh dari Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan untuk menjalin tali silaturahmi dan juga sharing terkait tentang potensi dan kemajuan desa masing-masing," ujarnya.

Kades 3 periode ini juga menjelaskan, untuk luas wilayah 200,48 hektar dengan jumlah penduduk sebanyak 3.919 jiwa, terbagi menjadi 15 rukun tetangga dan 4 rukun warga.

"Untuk penyelesaian tata batas Desa Darmaga ini pada tahun 2020 lalu, dan wilayah-wilayah yang berbatasan dengan Desa Darmaga kita pasang patok-patok batas, sehingga bisa kita selesaikan dengan musyawarah bersama dengan pihak tim Desa serta Kecamatan dan Kabupaten,” terangnya.
Sementara itu, Kades Pulau Sugara, Arapik menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan waktu dan penyambutan yang diberikan oleh Pemerintahan Desa Darmaga kepada rombongan Kepala Desa serta Ketua BPD dan di pimpin Camat Alalak terkait dengan studi tiru tentang penetapan dan penegasan batas desa.

"Mudahan kunjungan kerja kami ini, sebagai bahan acuan dalam penetapan dan penegasan tata batas desa, sehingga nantinya dapat membuka wawasan dan pengetahuan kami tentang kemajuan desa yang ada di luar Kalimantan, dan hasil studi tiru ini dapat di kembangkan di desa kami masing-masing,” harapnya.

Diakhir kunjungan kerja, Kades Darmaga Sukmana Efendi menyerahkan Cinderamata kepada Camat Alalak, Muhammad Sya’rawi, S.STP, dan Ketua PKK Desa Darmaga juga menyerahkan cinderamata kepada perwakilan Kades Pulau Suwangi, Syarifah Sopiah, dan juga sebaliknya Camat Alalak serahkan cinderamata khas Kalsel kain sasirangan kepada Kades Darmaga. (zi/jp).

Rabu, 10 Mei 2023

Konsultan Perwakilan Dinas Perkim Kalsel Lakukan Pendataan Ke Desa Belandean


Alalak- Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Barito Kuala khususnya Desa Belandean Kecamatan Alalak akan mendapatkan bantuan perbaikan rumah terdampak bencana, hal ini di katakan Arman konsultan dari CV Kula Banua perwakilan dari Dinas Perkim Provinsi Kalimantan Selatan, kami di tugaskan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan rumah terdampak bencana, Rabu (03/05) belum lama tadi.

“Sebelum kami turun ke Desa Belandean, kami juga turun melakukan pendata dan validasi langsung kelapangan yaitu ke Desa Tanjung Harapan terkait tugas kami hanya melakukan pendataan rumah terdampak bencana,” ucapnya.


Masih menurut Arman, untuk Desa Belandean kami sudah melakukan pendataan sebanyak kurang lebih 30 KK yang tersebar di beberapa RT, untuk kriteria yang di nilai adalah kerusakan rumah 70 persen, setelah itu baru yang 50 persen, namun kami hanya mendata, dokumentasi foto rumah dan validasi data setelah selesai akan kami serahkan ke Dinas Perkim Provinsi Kalsel untuk penilaian selanjutnya, jelasnya.

Selain itu Kades Belandean Elly Rahmah mengucapkan terima kasih kepada para Konsultan CV Kula Banua perwakilan dari Dinas Perkim Provinsi Kalsel, atas kesediaan waktu mereka untuk turun langsung ke lapangan melakukan pendataan dan validasi ke rumah warga.


“Mudah-mudahan Desa Belandean banyak mendapatkan bantuan perbaikan rumah terdampak bencana, karena pada Januari 2021 telah lalu warga desa kami banyak di landa musibah banjir yang meakibatkan rumah warga banyak tergenang air, sawah pertanian warga banyak yang gagal panen akibat dampak musibah banjir tersebut,” ungkap Kades perempuan pertama Belandean.

Elly juga menjelaskan tentang warganya yang terdampak banjir yang terjadi di awal januari 2021 telah lalu, ada sebanyak 58 kk warga desa kami mendapatkan bantuan dana stimulus dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), untuk rumah kerusakan ringan mendapatkan bantuan senilai Rp. 10 juta sedangkan katagore kerusakan sedang 25 juta, namun warga kami masuk kriteria kerusakan ringan dengan nilai bantuan sebesar Rp.10 juta, pungkasnya. (ali/jp)

Sabtu, 04 Februari 2023

ATR BPN Batola Ikuti Pemasangan Serentak Patok Anti Cekcok

MARABAHAN- Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional secara serentak laksanakan pasang patok batas tanah, Jumat (3/2).

Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas) sebanyak 1 juta patok batas bidang tanah dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Salah satunya di wilayah Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan.

Pelaksanaan GEMAPATAS 2023 kali ini bertempat di ECO PARK Kecamatan Jejangkit. Dimana tujuan dipilihnya tempat tersebut sekaligus mempromosikan tempat wisata yang ada di Batola.
Syamsu wijaya selaku Plt. Kepala BPN Batola menjelaskan, bahwa Pemasangan Patok batas tanah secara serentak di seluruh indonesia kali ini, sebenar sudah dilakukan beberapa hari lalu di wilayah Batola, supaya pada puncak acara semua sudah selesai terpasang.

"Dengan selesai pemasangan patok batas tanah, maka mendapat penghargaan rekor mury," ujarnya.

Syamsu menyebut, bahwa di Batola mendapat 1.000 patok yang tersebar di dua desa dan kecamatan berbeda. Yaitu Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit dan Desa Karya Indah, Kecamatan Tabukan.

"400 patok di Jejangkit Muara dan 600 patok di Karya Indah," demikian Syamsu. (hru/jp).

Jumat, 03 Februari 2023

Kapolres Barito Kuala Didampingi Ketua Bhayangkari Kunker Ke Polsek Tabukan

MARABAHAN- Kapolres Barito Kuala, AKBP Diaz Sasongko, S.I.K, M.H didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Barito Kuala melakukan kunjungan kerja ke Polsek Tabukan, Kamis (3/2).

Turut mendampingi Kapolres AKBP Diaz Sasongko, Kasat Reskrim Polres Batola, AKP Malik Setiawan, S.I.K, Kasat PolAir Polres Batola, AKP Ardo Widiawan, S.I.K, Kabag Log Polres Batola, AKP Gunadi Budiono, Kasat Lantas Polres Batola, IPTU Royke Noldy Darean, S.Tr.K., S.I.K, Kasat Tahti Polres Batola, IPDA Nyoman Adi Kamar, dan staf Polres Barito Kuala.

Kapolres Barito Kuala, AKBP Diaz Sasongko, S.I.K, M.H melalui Kasi Humas AKP Abdul Malik mengatakan, bahwa kunker kapolres itu dalam rangka tatap muka serta pengecekan ruang tahanan, pengecekan senpi, dan ranmor dinas Polsek Tabukan.

Ditempat yang sama, Kapolsek Tabukan, IPTU Pesta Napitupulu menyebut, dalam kunjungan kerja dan tatap muka Bapak Kapolres kali ini dilaksanakan dengan Camat Tabukan, Abdi Maulana S.TTP, M.Si, Babinsa Koramil 1005 02 Kuripan, Serda Muliyadi, tokoh agama, H Abdul Wahab dan H Abdul Wahab, serta tokoh masyarakat Pansyah. 

"Bapak Kapolres Batola meminta agar selalu bersinergi dan menjalin komunikasi dengan masyarakat," kata kapolsek.
Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Barito Kuala, Ny. Dyah Diaz Sasongko beserta anggota Pengurus Cabang Barito Kuala, Ibu Ketua Ranting Tabukan, Ny. Remi Pesta beserta anggota pengurus ranting Bhayangkari Tabukan juga menggelar tatap muka.

Selain itu, juga dilaksanakan pengecekan administrasi, dan struktur organisasi serta Ketua Bhayangkari Cabang Batola berpesan agar bijak dalam bermedsos.

Sedangkan Kasat Tahti Polres Batola, IPDA Nyoman Adi Kamar melakukan pengecekan ruang tahanan di Mapolsek Tabukan.

Kasat Tahti menyampaikan meskipun Polsek Tabukan termasuk dalam Harkamtibmas, untuk tetap memperhatikan kebersihan dan mempersiapkan ruang tahanan.

Kabag Log Polres Batola, AKP Gunadi Budiono melakukan pengecekan senpi dan ranmor dinas di Mapolsek Tabukan.

Kabag Log berpesan agar memperhatikan mengenai penyimpanan senpi, serta menjaga dan merawat ranmor dinas yang telah diserahterimakan.

Dalam kesempatan kunker tersebut, Kapolres Barito Kuala dan Ketua Bhayangkari Cabang Barito Kuala juga memberikan bantuan kepada Jamiah (60) dan Siti Aisyah warga Desa Tabukan Raya RT 006 yang menderita sakit menahun atau lumpuh. (hru/jp).


Kamis, 26 Januari 2023

603 Anggota PPS Se-Batola Dilantik

MARABAHAN- Sebanyak 603 orang anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Barito Kuala, dilantik dan diambil sumpahnya. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Serbaguna Marabahan Batola, Jalan KTM Kelurahan Ulu benteng, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (24/1).
 
Ketua KPU Kabupaten Barito Kuala, Rusdiansyah secara resmi melantik dan mengambil sumpah janji 603 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Barito Kuala. Pengambilan sumpah janji anggota PPS sesuai dengan agama Islam dan agama Hindu yang dipeluk anggota PPS se-Kabupaten Barito Kuala.
 
Pelantikan dan pengambilan sumpah anggota PPS tersebut dihadiri Pj Bupati Batola, Mujiyat, pihak TNI, Polri serta Forum kordinasi pimpinan daerah Kabupaten Batola, serta Camat Se Kabupaten Batola, dan pihak Parpol yang akan mengikuti kontestan politik pada 2024 nanti.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penandatangan berita acara oleh perwakilan PPS serta Ketua KPU dan pembacaan pakta integritas PPS untuk bertekad melaksanakan Pemilu 2024 secara luber di tingkat desa dan kelurahan secara transpormasi dan bertanggung jawab.
Usai penandatangan pakta integritas dilanjutkan dengan apel kesiapan menyukseskan pemilu 2024 di Kabupaten Barito Kuala.

Penjabat Bupati Barito Kuala, Mujiyat. S.Sn, M.Pd meminta kepada anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk benar-benar mempelajari secara baik dan benar seluruh tugas, fungsi dan kewenangan dalam menjalankan tugasnya.

"Saya juga meminta kepada anggota PPS yang baru dilantik untuk bekerja dengan sungguh- sungguh, jujur dan ikhlas dalam mengemban amanah," pinta Mujiyat, pada acara pelantikan 603 anggota PPS se-Kabupaten Barito Kuala.
 
Selain itu, Mujiyat juga meminta, kepada anggota PPS untuk membangun dan membina komunikasi serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait, guna menunjang kelancaran dan keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tahapan pemilihan umum (pemilu) di seluruh kecamatan wilayah Kabupaten Barito Kuala.

"Bekerjalah secara profesional dan proporsional dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, demi terciptanya kualitas penyelenggaraan pemilu pada tahun 2024 nantinya," pintanya.
Mujiyat menyebutkan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor: 15/2011, tentang Penyelenggaran Pemilu menyatakan, bahwa Panitia Pemungutan Suara (PPS) dibentuk oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten/Kota untuk melaksanakan pemilu di tingkat desa dan kelurahan.

"PPS beranggotakan tiga orang berasal dari masyarakat yang telah memenuhi syarat sesuai dengan undang-undang," sebutnya.
 
Mujiyat berharap, kepada seluruh komponen terkait dalam penyelenggaraan pemilu, baik KPUD, Panwaslu, partai politik dan Panwascam.

"Agar mampu membangun profesionalitas, integritas, kapabilitas dan akuntabilitas sesuai standar yang ditetapkan undang-undang," demikian Mujiyat. (ant/lim/jp).

Minggu, 11 Desember 2022

Disdik Batola Laksanakan Formasi 663 PPPK Tenaga Pengajar


MARABAHAN- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala. Sumarji SP.d. M.AP ketika ditemui awak media diruang kerjanya mengatakan tahun 2022 ini, kita Batola dapat formasi untuk guru yaitu perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), untuk kuota yang tersedia mengacu pada sisa 2021 lalu, yakni sebanyak 663 guru dari kuota keseluruhan sebesar 1.222 orang. 

Sumarji, juga menyampaikan untuk 663 kuota yang tersedia, akan ada tahap pertama bagi peserta yang telah lulus passing grade pada seleksi lalu. 

"Jadi bagi mereka yang lulus passing grade tahun lalu namun tidak ada tempat, akan ditempatkan ke sekolah yang memerlukan di tahun ini," ucap Sumarji, Senin (05/12) belum lama tadi. 

Ia juga menjelaskan ada sekitar 33 orang yang telah lulus passing grade namun tidak ada tempat, atau ditempati peserta lain. 

“Berkenaan dengan itu, jika tidak ada tempat atau sekolah di Batola yang kosong tahun ini, maka peserta tersebut diberi pilihan untuk mengambil penempatan di luar daerah,”katanya. 

Kadisdik pun menyampaikan, untuk perekrutan PPPK 2022 ini juga ada 51 kuota guru TK, yang mana tidak dilaksanakan pada tahun 2021 lalu. 

Dia juga menambahkan untuk Kabupaten Barito Kuala jumlah tenaga pengajar kurang lebih sekitar 2838, sedangkan untuk perekrutan PPPK yang kita laksankan belum lama tadi, kita hanya dapat kouta kurang lebih 663 tenaga pengajar yang mengikuti test belum lama tadi.

“Seandainya tenaga pengajar kita setiap tahunnya tidak ada yang purna tugas, maka kouta tenaga pengajar kita masih bisa terpenuhi, karena kalu kita lihat date base di dinas pendidikan Kabupaten Barito Kuala, setiap tahunnya kurang lebih 130 tenaga pengajar yang purna tugas,”ungkapnya.

Kita juga berharap, dengan adanya perekrutan PPPK ini, bisa lebih fokus dalam peningkatan SDM para pengajar dan menciptakan guru yang berkualitas dalam mengajar, sehingga bisa berdaya saing, unggul dan mampu memberikan kontribusi yang maksimal terhadap anak didik yang dimiliki masing-masing sekolah, harapnya.

Sumarji juga mengungkapkan terkait dengan pelaksanaan PPPK yang sudah dilaksanakan, progresnya secara professional dan bertanggung jawab, sehingga secara tidak langsung seorang tenaga pengajar memiliki bobot serta kualitas dan sumber daya manusia yang handal, pungkasnya.(her/lim/jp)

Rabu, 19 Oktober 2022

Kades Tatah Mesjid Minta Perhatian Pemda Agar Jalan Menuju Akses Sekolah Dapat Perhatian

Kondisi TK Anggrek saat hujan dan air naik pasang

BATOLA - Hujan deras dan Air sungai naik  pasang membuat halaman serta jalan akses menuju TK anggrek dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Tatah Masjid, Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala, tergenang air, Rabu (19/10/2022).

Dari pantauan wartawan Jurnalispost.Online dilapangan saat hujan deras di pagi hari dan air naik pasang, sehingga terjadi genangan air di halaman TK anggrek dan SDN 1 Tatah Masjid, namun aktifitas para guru dan murid pun dalam menjalankan proses belajar dan mengajar tetap berjalan.

Salah satu guru Siti Sarah ketika ditemui Jurnalispost.Online mengatakan  begini lah kondisi sekolahnya, setiap turun hujan pasti banjir, apa lagi saat air laut naik pasang, kondisi jalan dan halaman sekolah pun ikut tergenang hingga tinggi lutut anak-anak.

“Kami pun tidak bisa berbuat banyak sebab kondisi halaman sekolah berada lebih rendah dari badan jalan, sehingga sangat berpotensi tergenang air kalu hujan deras dan air naik pasang, kondisi tersebut mengganggu kegiatan belajar  dan mengajar, apalagi pas saat pelajaran olahraga, sehingga anak-anak terpaksa menggunakan halaman mesjid di depan sekolah untuk kegiatan tersebut,” ucapnya.

Para guru pun berharap adanya perhatian dari pihak pemerintah desa maupun pemerintah daerah, terkait perbaikan badan jalan dan halaman sekolah untuk di tingkatkan, harapnya.

Kades Tatah Mesjid H Meri Apriansyah

Sementara itu Kades Tatah Masjid H Meri Apriansyah menjelaskan kami dari pihak desa sudah dari kemarin mengajukan proposal ke Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala terkait halaman serta jalan menuju sekolah tersebut, namun sampai saat ini belum ada tanggapan ataupun respon.

Masih kata H Meri jalan menuju sekolah yang ada di RT 07 itu adalah akses penting untuk anak-anak bersekolah dalam menuntut ilmu, namun sampai saat ini belum ada realisasinya dari penerintah daeah. 

“Memang jalan tersebut sangat memprihatinkan terlihat kalau mau masuk sekolahan pasti melewati jalan itu, sehingga anak anak harus melepas sepatu dulu karena keadaan jalan becek,”ungkapnya.

Kades Meri Apriansyah berharap bisa secepatnya proposal yang kami ajukan bisa direalisasikan, karena saya bicara seperti ini sesuai dengan janji Ibu Bupati saat meresmikan TK kemarin, tegasnya

"Kalau bisa harus ada pembangunan secara jangka panjang, sehingga anak-anak tidak terganggu sekolahnya," pungkas H Meri. (nurul/jp)
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes